Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Menengok Kembali Pernikahan Kahiyang-Bobby yang Sarat Nilai Budaya

Koran SINDO , Jurnalis-Kamis, 09 November 2017 |15:12 WIB
Menengok Kembali Pernikahan Kahiyang-Bobby yang Sarat Nilai Budaya
Kahiyang-Bobby saat resepsi pernikahan di Solo. (Foto: Antara)
A
A
A

Selain itu lagu-lagu yang dilantunkan untuk menghibur tamu merupakan lagu tradisional berbahasa Jawa. Lagu yang dinyanyikan dalam warna jazz tersebut semakin mengentalkan adat Jawa dalam prosesi pernikahan. Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengatakan, prosesi pernikahan k marin berlangsung khidmat dan sangat kental dengan adat Jawa.

“Luar biasa sangat sakral, sangat religius, sangat mengangkat kebudayaan dan saya ucapkan selamat untuk Kahiyang dan Bobby, semogar ukun berbahagia,” ujar Susi.

Johanes Marbun, budayawan dari Masyarakat Advokasi Warisan Budaya (Madya) Yogyakarta, mengatakan, acara mantu Jokowi kemarin sarat makna serta begitu beragam dan berbaurnya masyarakat Indonesia tanpa mengenal strata.

Ini terlihat dari para tamu yang hadir, baik undangan maupun dari keluarga yang mengenakan pakaian adat daerah masing-masing. “Mereka dapat berbaur satu sama lain tanpa merasa yang paling besar atau yang lebih tinggi kedudukannya, tetapi sama-sama dalam satu nuansa kekeluargaan,” kata Marbun.

Menurut dia, apa yang telah diperlihatkan tersebut secara tidak langsung memberikan contoh dan teladan penting nya kebersamaan dalam kehidupan, baik dalam bermasya ra kat maupun dalam menjalankan aktivitas rutin sehari-hari.

“Ini yang harusnya dipraktikkan dalam kehidupan, yaitu kehidupan yang berbineka,” katanya.

Selain tokoh nasional dan pejabat negara, ribuan orang menyesaki sepanjang Jalan Letjen Suprapto atau jalan menuju Gedung Graha Saba Buwana, baik dari masyarakat sekitar maupun para relawan Jokowi.

Salah satu warga Sragen, Sri Rezeki mengatakan, sejak pukul 06.00 WIB sudah datang ke lokasi pernikahan karena inginmelihat kereta kencana yang membawa kedua mempelai. “Saya tadi berangkat pagi biar dapat tempat yang lebih enak, tapi ternyata banyak juga yang mau lihat,” katanya.

Presiden Jokowi meminta maaf kepada masyarakat Solo dan sekitarnya jika terjadi kemacetan arus lalu lintas karena prosesi pernikahan putrinya. Menurut Jokowi, acara pernikahan putri satu-satunya ini tergolong relatif sederhana. “Ya relatiflah ya, yang namanya sederhana, wong kita ini juga punya hajatan di kampung, ya kan,” kata Jokowi.

Dia menyebutkan gedung yang dipakai untuk hajatan juga gedung milik keluarga sendiri. “Katering juga sendiri, panitia juga sendiri,” katanya. Dia meminta agar acara pernikahan putrinya tidak dibandingkan dengan yang lainnya. Dia berharap acara tersebut juga dapat menggerakkan perekonomian daerah. “Ya kalau kita lihat, hotel satu kamar pun tidak ada yang kosong. Selain itu banyak yang harus menginap di Yogya,” katanya.

(Qur'anul Hidayat)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement