Image

Iran Hentikan Upaya Pencarian Korban Gempa, Penyaluran Bantuan Masih Terhambat

Rahman Asmardika, Jurnalis · Selasa 14 November 2017, 10:01 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 11 14 18 1813629 iran-hentikan-upaya-pencarian-korban-gempa-penyaluran-bantuan-masih-terhambat-bDoweyMgl7.jpg Foto: Reuters

TEHERAN – Pemerintah Iran telah menghentikan operasi penyelamatan di daerah-daerah yang terkena dampak gempa bumi dahsyat di perbatasan Iran-Irak. Laporan terakhir menyebutkan setidaknya 450 orang tewas dan ribuan lainnya mengalami luka-luka akibat gempa.  

BACA JUGA: Korban Tewas Gempa di Iran-Irak Sentuh 450 Orang, Khamenei Minta Upaya Penyelamatan Dimaksimalkan

"Operasi penyelamatan di provinsi Kermanshah telah berakhir," kata Kepala Badan Medis Darurat Iran, Pir-Hossein Kolivand sebagaimana dikutip dari Reuters, Selasa (14/11/2017).

Gempa berkekuatan 7,3 skala Richter (SR) mengguncang desa dan kota di wilayah pegunungan di Provinsi Kermansyah yang berbatasan dengan Irak. Gempa terjadi di saat warga sedang tertidur lelap menyebabkan banyaknya jumlah korban.

Ribuan warga di daerah tersebut terpaksa mendirikan tenda-tenda darurat dan bermalam di luar rumah karena khawatir akan gempa susulan. Namun, kurangnya jumlah tenda membuat warga, terutama di wilayah yang terkena dampak paling parah menderita karena dinginnya udara malam dan dikhawatirkan akan menyebabkan jatuhnya lebih banyak korban.

"Lebih banyak orang akan mati karena kedinginan. Keluarga saya tinggal di sebuah desa dekat Sarpol-e Zahab. Aku bahkan tidak bisa pergi ke sana. Saya tidak tahu apakah mereka sudah mati atau masih hidup," kata Rojan Meshkat, seorang pria di Kota Sanandaj, Kurdistan.

Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, menyatakan dukacita mendalam bagi keluarga korban yang ditinggalkan. Dia mendesak agar seluruh pejabat Iran dan angkatan bersenjata untuk memaksimalkan upaya membantu para korban, terutama yang terjebak di reruntuhan.

Bulan Sabit Merah Iran mengatakan, tempat penampungan darurat telah didirikan untuk ribuan korban yang kehilangan rumahnya akibat gempa. Namun, kekurangan air dan listrik serta jalan yang terblokir di beberapa daerah menghambat usaha pasokan bantuan.

Pemerintah Iran telah mengirim pasukan militer dari angkatan darat, Garda Revolusi Iran, dan Basij (sukarelawan) telah dikirim ke daerah-daerah yang terkena dampak gempa. Presiden Iran, Hassan Rouhani akan mengunjungi wilayah tersebut pada Selasa, 14 November.

BACA JUGA: Korban Gempa di Iran-Irak Bertambah Menjadi 168, Tidak Ada Laporan WNI Jadi Korban

Gempa yang berpusat di Penjwin di provinsi Sulaimaniyah Irak di wilayah Kurdistan, menewaskan setidaknya enam orang di Irak dan melukai lebih dari 68 lainnya. Di wilayah Kurdistan di Irak utara, tujuh orang dilaporkan terbunuh dan 325 lainnya terluka.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini