Image

Suap Proyek Jalan, Politikus PKS Yudi Widiana Segera Dibawa ke 'Meja Hijau'

Arie Dwi Satrio, Jurnalis · Rabu 15 November 2017, 20:04 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 11 15 337 1814689 suap-proyek-jalan-politikus-pks-yudi-widiana-segera-dibawa-ke-meja-hijau-3pK36hQ5Lo.jpg Politikus PKS Yudi Widiana (Foto: Ant)

JAKARTA - Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Yudi Widiana Adia tak lama lagi akan segera menjalani sidang perdananya dalam perkara dugaan suap proyek pembangunan jalan Kemen-PUPR. Dia akan segera disidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta Pusat.

Sejalan dengan itu, Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mengatakan, berkas penyidikan Yudi Widiana sendiri telah dilimpahkan ke tahap penuntutan pada Selasa 14 November 2017.

"Selasa kemarin, dilakukan penyerahan barang bukti dan tersangka kasus penerimaan hadiah terkait proyek di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat tahun 2016, ke penuntutan atas nama YWA (Yudi Widana Adia)," kata Febri di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Rabu (15/11/2017).

(Baca Juga: Tok! Terlibat Suap Proyek Jalan Kementerian PUPR, Politikus PKB Divonis 9 Tahun Penjara)

Setelah berkas perkara pimpinan Komisi V DPR RI tersebut diterima Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK, maka terdapat waktu 14 hari untuk mereka menyusun dakwaan sebelum nantinya digelar persidangan perdana di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat.

Sebelumnya diketahui, Yudi Widiana resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap proyek pembangunan jalan pada Kemen-PUPR di Maluku dan Maluku Utara bersama politikus PKB, Musa Zainuddin. 

Yudi diduga menerima uang suap dari Direktur PT Cahaya Mas Perkasa, Sok Kok Seng alias Aseng sebesar Rp4 miliar. Uang suap ini diduga untuk mengatur jalannya dana aspirasi DPR untuk proyek pembangunan ruas jalan milik Kemen-PUPR di daerah Maluku dan Maluku Utara.

Atas perbuatannya, Yudi disangkakan melnggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b dan/atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dalam UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tipikor juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini