Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Gunakan Akun Berwajah Ibu Negara untuk Tebar Kebencian, Pria Asal Bandung Digelandang Polisi

Muhammad Iqbal , Jurnalis-Rabu, 22 November 2017 |10:14 WIB
Gunakan Akun Berwajah Ibu Negara untuk Tebar Kebencian, Pria Asal Bandung Digelandang Polisi
Seorang pria asal Bandung ditangkap karena tebarkan kebencian. (Foto: Okezone)
A
A
A

Selanjutnya, tutur Fadil, dalam perangkat yang disita petugas tersimpan sejumlah ujaran kebencian dalam berbagai bentuk. Tersangka juga sudah mengakui dengan sengaja membuat empat akun media sosial Facebook yang semuanya menggunakan wajah Ibu Negara Iriana untuk menyamarkan identitasnya dan mendistribusikan berbagai konten terlarang ke beberapa grup yang dimiliki.

"Penyidik masih terus mendalami Motif tersangka melakukan kejahatan tersebut," ujar Fadil.

Ia menambahkan, atas perbuatannya kini pelaku terancam hukuman 6 tahun penjara karena konten-konten unggahannya yang menurut ahli terlarangan. Hal itu sebagaimana dijelaskan dalam UU ITE, Pasal 45 Ayat (2) juncto Pasal 28 Ayat (2) UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi Transaksi Elektronik dan/atau Pasal 16 juncto Pasal 4 (b) 1 UU Nomor 40 Tahun 2006 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis.

"Saat ini Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri masih melakukan pemeriksaan mendalam terkait keterlibatan tersangka dalam jaringan hate speech lainnya, termasuk pengembangan terhadap pelaku lainnya. Dengan pengungkapan ini, masyarakat diimbau lebih cerdas, bijak, dan bermartabat dalam menggunakan media sosial agar keutuhan bangsa dapat terus terjaga," tandasnya.

(Hantoro)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement