nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

4 Pembunuh Sopir Taksi Online Ditangkap di Dua Lokasi Berbeda

Banda Haruddin Tanjung, Jurnalis · Rabu 29 November 2017 00:49 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 11 28 340 1822252 4-pembunuh-sopir-taksi-online-ditangkap-di-dua-lokasi-berbeda-DzJs66MPRz.jpg Polisi rilis empat pelaku pembunuhan terhadap sopir taksi online di Pekanbaru. (Foto: Banda Haruddin Tanjung/Okezone)

PEKANBARU – Polresta Pekanbaru membekuk empat tersangka pembunuhan sopir taksi online Go-Car. Saat ini masih ada dua orang yang masih buron.

Empat pelaku yang ditangkap adalah FH, MP, LB, dan V. Keempatnya adalah pelaku pembunuhan terhadap supir Go Car bernama Ardhie, warga Tampan, Pekanbaru.

"Mereka ditangkap di lokasi berbeda. FH dan MP ditangkap di perbatasan Pekanbaru-Kampar. Kemudian LB ditangkap di Simalungun Pekanbaru dan V diamankan di Banten," ucap Kapolresta Pekanbaru, Kombes Susanto, Selasa (28/11/2017).

Dia menjelaskan, keenam pelaku sudah berencana membunuh korban dan menguasai mobil Suzuki Ertiga. Dia mengatakan, pembunuhan itu terjadi pada 22 Oktober 2017 sekitar pukul 01.00 WIB. Saat itu para pelaku sengaja memesan Go Car dari sebuah tempat hiburan malam di kawasan Panam, Pekanbaru.

Korban Ardi yang mendapat pesanan langsung ke lokasi. Sesampai di lokasi, mereka minta diantarkan di sebuah tempat loket bus. Saat di perjalanan itulah, para pelaku langsung melakukan aksinya. Salah satu pelaku menjerat leher korban dengan tali yang sudah dipersiapkan. Sementara yang lain menghajar korban hingga tidak bernyawa.

Selanjutnya mereka membawa korban dan mobil yang mereka rampok ke arah Jalan Lintas Pekanbaru- Duri Km 57 Kelurahan Telaga Sam-sam Kecamatan Kandis Kabupaten Siak, Riau. Di salah satu perkebunan kelapa sawit itu, mereka membuang jenazah korban. Sementara mobil Ertiga dengan nomor polisi BM 1654 NV mereka bawa kabur.

Jenazah korban ditemukan 8 November 2017. Saat ditemukan tubuh pemuda itu sudah tinggal tulang belulang. Berbekal penemuan oleh pihak Polres Siak, pihak Polresta Pekanbaru melakukan penyelidikan.

"Mereka ini memang sengaja menghabisi korban. Mereka ini satu kantor di usaha MLM Q Net. Mereka sebenarnya sudah dua kali mencoba untuk memesan Go Car, namun karena mobil yang mereka pesan dianggap kurang nilai jual, mereka membatalkan, saat pesanan yang ke tiga baru mereka mau. Mereka sudah berniat menghabisi korban," ucap Susanto.

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini