Image

Menlu RI Protes, Dubes AS Klarifikasi Pernyataan Persnya Terkait Yerusalem

Rahman Asmardika, Jurnalis · Kamis 07 Desember 2017, 21:14 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 12 07 18 1827013 menlu-ri-protes-dubes-as-klarifikasi-pernyataan-persnya-terkait-yerusalem-qDDZdGwJTE.jpg Duta Besar AS untuk Indonesia, Joseph Donovan Junior. (Foto: Reni Lestari/Okezone)

SERPONG - Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Retno Marsudi kembali memanggil Duta Besar (Dubes) Amerika Serikat (AS) untuk Indonesia, Joseph Donovan Junior, untuk sekali lagi menyampaikan kecaman terhadap keputusan pemerintah AS yang mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel serta menegaskan posisi Indonesia dalam masalah ini. Pemanggilan Dubes AS itu merupakan perintah dari Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) yang telah memberikan pernyataan yang sangat keras.

"Dalam pertemuan saya sampaikan kembali posisi resmi pemerintah Indonesia sebagaimana disampaikan oleh Presiden RI pagi ini, saya ulang lagi apa yang sudah saya sampaikan," kata Menlu Retno kepada awak media, Kamis (7/12/2017).

"Dubes AS intinya hanya mengulangi apa isi dari statement yang disampaikan Presiden Pemerintah AS dini hari tadi," tambahnya.

BACA JUGA: Kecam Pengakuan Sepihak AS atas Yerusalem, Jokowi Perintahkan Menlu Retno Panggil Dubes AS

Selain menekankan kembali reaksi keras dan posisi pemerintah Indonesia yang mengecam pengakuan status Yerusalem itu, Menlu Retno juga menyampaikan keluhan terkait keterangan pers dari pihak Kedutaan Besar AS yang dianggap dapat menimbulkan kesalahpahaman dan misintepretasi.

BACA JUGA: Begini Penjelasan Dubes AS soal Pengakuan Yerusalem Ibu Kota Israel

Mengenai hal ini, Dubes Donovan mengatakan ada kesalahan dalam penerjemahan pernyataan pers dari bahasa Inggris ke bahasa Indonesia.

"Saya mengklarifikasi kesalahpahaman dari pernyataan dalam bahasa Inggris dan terjemahannya dalam bahasa Indonesia dalam situs kami. Pernyataan dalam bahasa Inggris adalah yang akurat," jelas Dubes Donovan.

"Saya menyesalkan terjemahan dalam bahasa Indonesianya tidak akurat," lanjutnya.

BACA JUGA: JK: Pengakuan AS soal Yerusalem Panaskan Politik di Banyak Negara

Dengan pernyataan resmi dari Dubes AS tersebut, Menlu Retno berharap tidak ada lagi kesalahpahaman yang timbul mengenai sikap dan posisi Indonesia dalam merespons keputusan AS terkait status Ibu Kota Yerusalem.

"Kita sudah menyampaikan pesan keras. Kita minta AS membatalkan dan mempertimbangkan kembali karena apabila dilakukan, keputusan itu akan membahayakan proses perdamaian dan perdamaian itu sendiri," pungkas Menlu Retno.

(rfa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini