Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Diguyur Hujan, Aksi Penolakan Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel Bergema di Solo

Bramantyo , Jurnalis-Jum'at, 08 Desember 2017 |16:06 WIB
Diguyur Hujan, Aksi Penolakan Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel Bergema di Solo
Demo Penolakan Yerusalem Jadi Ibu Kota Israel di Solo (foto: Bramantyo/Okezone)
A
A
A

Bahkan di antara para perserta aksi demo itupun ada yang tetap menggendong anak, meski hujan terus mengguyur. Semangat para perserta aksi bertambah, saat mobil komando tempat orator menyampaikan aspirasinya terparkir di depan Gedung DPRD.

(foto: Bramantyo/Okezone)

Selain massa dari elemen Islam, terlihat juga sejumlah massa dari salah satu partai politik ikut dalam aksi tersebut. Sekertaris DSKS Endro Sudarsono mengatakan, tuntutan mereka sudah sangat jelas. Mereka mengecam sikap kebijakan politik Amerika Serikat mengakui Yerusalem sebagai Ibu kota Israel, yang ditunjukan dengan memindah Kedutaan Besar AS dari Tel Aviv ke Yerusalem.

"Apa yang dilakukan Donald Trump mengguncang perdamaian dunia. Kami masyarakat muslim Surakarta tetap berharap Presiden Jokowi terus menggalang kekuatan dari dunia luar untuk menekan Amerika Serikat mempertimbangkan pengakuan tersebut," papar Endro di sela aksi demo, di Bunderan Gladak, Solo, Jawa Tengah, Jumat (8/12/2017).

(Baca Juga: Kenakan Syal Palestina, Anies Kecam Pemerintah AS soal Yerusalem)

(foto: Bramantyo/Okezone)

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement