Tak hanya itu, elemen muslim Surakarta pun, ungkap Endro, mendesak Presiden Jokowi untuk berani memutuskan hubungan diplomatik dengan pemerintah Amerika Serikat terkait masalah Yerusalem tersebut. Sebab, dengan pengakuan Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel, berarti pemerintah Amerika Serikat mendukung agresi militer Israel terhadap Palestina.
"Kami juga meminta pada umat muslim di dunia untuk merapatkan kekuatan. Karena, banyaknya penolakan itu akan menimbulkan sikap arogansi Israel terhadap rakyat Palestina," terangnya.
Saat ini, massa masih menggelar aksi penolakan Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel di Bunderan Gladak, namun lalu lintas masih terpantau ramai lancar.
(Fiddy Anggriawan )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.