JAKARTA - Sepanjang 2017, sejumlah provinsi di Indonesia banyak dilanda bencana alam. Mulai dari bencana banjir, longsor hingga puting beliung. Begitu juga dengan bencana geologi, seperti gempa bumi dan erupsi gunung api.
Dari data yang terhimpun Okezone, di Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) kejadian bencana selama 2017 terhitung sejak, Minggu 1 Januari 2017 hingga Senin 20 November 2017, terdapat 2.057 bencana. Dampak bencana tersebut, memakan korban jiwa 282 orang meninggal, 864 orang luka-luka dan 3.209.513 orang mengungsi dan menderita.
Tidak hanya itu, dampak lainnya juga adanya kerusakan bangunan. Tercatat 24.282 unit rumah rusak. Rinciannya, 4.594 rusak berat, 4.164 rusak sedang dan 15.524 rusak ringan.
(Baca Juga: Selama 2017, Sebanyak 2.057 Bencana Sebabkan 282 Jiwa Meninggal dan 3,2 Juta Jiwa Mengungsi)
Sementara, 313.901 unit rumah terendam. Sebanyak 1.611 unit fasilitas publik meliputi 974 unit fasilitas pendidikan, 546 unit fasilitas peribadatan dan 91 fasilitas kesehatan.
Sepanjang tahun ini, sejumlah provinsi dilanda bencana alam. Berikut daerah-daerah yang dilanda bencana dari Januari 2017 hingga 7 Desember 2017.
1. Gempa

Banyak gempa bumi yang melanda Indonesia sepanjang 2017, dari sekian banyak gempa tersebut ribuan hingga puluhan orang terpaksa harus mengungsi ke tempat yang lebih aman. Bahkan sebagian di antara mereka harus kehilangan tempat tinggal
-Gempa Deli Serdang
Gempa bumi terjadi di Kabupaten Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara, pada Senin 16 Januari 2017, sekira pukul 19.42 WIB.
Gempa dengan kekuatan 5,6 SR itu berpusat 28 kilometer (KM) barat daya Kabupaten Deli Serdang. Sumber gempa berasal dari sesar di darat dengan kedalaman 10 km.
(Baca Juga: Gempa di Deliserdang Berlangsung Dua Kali)
Posko BNPB mengkonfirmasi dampak gempa. Gempa dirasakan keras di Deli Serdang, Binjai dan Karo sekitar 5-8 detik. Masyarakat panik dan berhamburan keluar rumah.
Gempa juga dirasakan dengan intensitas sedang di Kota Medan. Masyarakat Kota Medan berhamburan keluar rumah.
"Dilaporkan beberapa rumah mengalami kerusakan," kata Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas, Senin 16 Januari 2017.
Hampir setiap hari wilayah Indonesia diguncang gempa bumi. Gempa berkekuatan 5,3 SR, dengan pusat gempa di laut, pada kedalaman 15 km di 52 km barat laut Nias Utara, Provinsi Sumatera Utara. Goyang gempa itu terjadi pada Selasa 21 November 2017, sekira pukul 06.41 WIB.
(Baca Juga: Deliserdang Diguncang 29 Kali Gempa)
Dampak gempa merusak bangunan di 5 desa yaitu Desa Posi-Posi, Desa Leo-Leo Rao, Desa Aru Burung, Deaa Lou Madoro, Desa Saminya Mao dan Desa Waya Bula di Kecamatan Morotai Selatan Barat Kabupaten Pulau Morotai Provinsi Maluku Utara.
Satu orang meninggal dunia dan 294 bangunan rusak akibat gempa bumi. Total kerusakan akibat gempa bumi, 160 rumah rusak berat, 11 rumah rusak sedang, 108 rumah rusak ringan, 1 pustu rusak berat, 12 gereja dan satu sekolah dasar rusak ringan.