Potensi gangguan lainnya, lanjut Tito adalah perubahan cuaca ekstrem di Indonesia. Salah satunya adalah jalur laut di Selat Sunda, yang berpotensi diterjang gelombang besar.
"Memang salah satu Hambatan adalah cuaca ombak besar Selat Sunda. Tapi mungkin sudah ada Kemenhub meminta bantuan TNI Al kalau terjadi apa- apa kapal bisa dikerahkan," ujar Tito.
(foto: Puteranegara B/Okezone)
(Baca Juga: Buwas: Permintaan Narkoba Jelang Tahun Baru Bakal Tinggi)
Terkahir, potensi gangguan natal dan tahun baru versi Tito adalah masalah sweeping yang dilakukan sejumlah oknum saat perayaan Natal. Dia menekankan bahwa untuk mengedepankan rasa saling menghormati umat beragama satu sama lainnya.
"Sweepeing tidak boleh ini adalah acara keagamaan yang dilindungi UU. Tolong masyarakat toleran untuk hargai agama lain yang sedang rayakan perayaan," tegas Tito.
"Tetap prinsip dalam Islam lakum di nukum wal yadin agama mu agama mu, agama ku agama ku, silahkan melaksanakan sesuai agama masing-masing tidak saling ganggu," pungkasnya.
(Fiddy Anggriawan )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.