Puncak Kepadatan Lalu Lintas Jelang Natal di Jalur Madiun-Surabaya Diprediksi H-1

Agregasi Antara, · Jum'at 22 Desember 2017 11:52 WIB
https: img.okezone.com content 2017 12 22 519 1834419 puncak-kepadatan-lalu-lintas-jelang-natal-di-jalur-madiun-surabaya-diprediksi-h-1-piGsZ1YCsv.jpg ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)

MADIUN - Polres Madiun, Jawa Timur, memprediksi puncak kepadatan lalu lintas angkutan Natal 2017 di jalur Madiun-Surabaya yang melintasi Kabupaten Madiun akan terjadi pada malam perayaan Natal atau Minggu 24 Desember 2017.

Kapolres Madiun, AKBP I Made Agus Prasetya di Madiun, Jumat, mengatakan, libur Natal dan tahun baru yang panjang dan bertepatan dengan liburan sekolah akan meningkatkan volume kendaraan yang melintasi jalan nasional di jalur Madiun-Surabaya.

"Kami siap mengamankan gereja saat Natal dan tahun baru. Tidak hanya itu, ratusan personel gabungan kami juga fokus pada pengamanan lalu lintas, terlebih di titik kemacetan dan rawan kecelakaan," ujar AKBP Agus kepada wartawan, Jumat (22/12/2017).

Sedangkan puncak kepadatan lalu lintas menjelang perayaan Tahun Baru 2018, diprediksi akan terjadi pada 30 dan 31 Desember 2017. Menurut dia, untuk memantau arus lalu lintas di titik rawan macet, Polres Madiun telah mendirikan pos pengamanan di dekat kawasan objek wisata Waduk Widas Saradan.

Sesuai data, sudah menjadi langganan, jalan nasional di jalur Caruban-Saradan hingga daerah Wilagan masuk perbatasan Kabupaten Nganjuk dengan Madiun selalu terjadi macet saat masa angkutan lebaran dan libur panjang. Adapun kemacetan tersebut disebabkan karena terdapat dua perlintasan kereta api dan tingginya volume kendaraan yang melintas di jalur tersebut, sementara kondisi jalan relatif sama.

Data mudik Lebaran tahun 2016 mencatat, pada H-2 hingga H+2 sekitar 450.000 kendaraan bermotor melewati ruas jalan sepanjang 25 kilometer di Kabupaten Madiun tersebut. Dengan rincian, roda dua sebanyak 200.000 unit, kendaraan roda empat 160.000 unit dan sisanya kendaraan roda di atasnya.

Akibat macet tersebut, jarak Caruban-Wilangan yang normalnya bisa ditempuh dalam waktu satu hingga maksimal satu setengah jam, menjadi butuh waktu empat hingga lima jam. Guna mengurai kemacetan, pihaknya melalui Satuan Lalu Lintas telah menyediakan sejumlah jalur alternatif. Polres Madiun juga sudah berkoordinasi dengan PT Ngawi Kertosono Jaya selalu pengelola jalan tol Solo-Kertosono ruas Ngawi-Kertosono yang melintasi Kabupaten Madiun.

"Koordinasi dilakukan terkait kemungkinan difungsikannya kembali Jalan Tol Solo-Kertosono ruas Ngawi-Kertosono di Kabupaten Madiun jika jalan nasional benar-benar macet total saat Natal akibat adanya perlintasan kereta api," kata Agus.

Pihaknya menilai dengan difungsikannya Jalan Tol Solo-Ngawi-Kertosono ruas Ngawi-Kertosono yang melintasi Kabupaten Madiun dapat mengurangi kemacetan di jalan nasional hingga 30 persen saat masa angkutan Lebaran 2017.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini