Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Hadir di Katedral, Menteri Tjahjo Pastikan Umat Beragama Punya Hak Beribadah

Puteranegara Batubara , Jurnalis-Minggu, 24 Desember 2017 |21:53 WIB
Hadir di Katedral, Menteri Tjahjo Pastikan Umat Beragama Punya Hak Beribadah
Mendagri, Kapolri dan Panglima TNI saat di Gereja Katedral. (Foto: Puteranegara/Okezone)
A
A
A

Sudah menjadi komitmen Kapolri dan Panglima TNI untuk mewujudkan Natal yang aman. "Itu menjadi komitmen pak Kapolri dan Panglima yang sudah dilaporkan kepada pak Presiden (Jokowi). Sekali lagi kami atas nama Pemerintah, Kapolri, Panglima dan segenap jajaran menyampaikan selamat hari Natal," ujar dia.

(Baca juga: Lewat Mendagri, Presiden Jokowi Titip Ucapan Selamat Natal ke Jemaat Katedral)

Tak lupa, Tjahjo mengucapkan mohon maaf kepada seluruh jemaah Gereja Katedral apabila merasakan ketidaknyamanan atas pengamanan ketat di malam Natal ini. Dia menegaskan bahwa hal itu dilakukan untuk memastikan perayaan Natal berjalan dengan baik, lancar dan tidak ada teror yang meresahkan. 

"Semoga kasih Tuhan akan membuat kita semua bangsa Indonesia, khususnya umat katolik diberikan karunia kesukseskan kebahagian damai dihati dan dunia sekian," tutup Tjahjo.

Di Altar Gereja Katedral, Mendagri: Umat Beragama Apapun Punyak Hak Beribadah 

JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menyebut bahwa Pemerintah memastikan hadir untuk setiap umat beragama apapun di Indonesia mempunyai hak untuk beribadah. 

Hal tersebut disampaikan Tjahjo di Altar Gereja Katedral bersama dengan Kapolri Jenderal Tito Karnavian dam Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Minggu (24/12/2017).

"Pemerintah memastikan bahwa setiap umat beragama, agama apapun di NKRI mempunyai hak untuk beribadah sesuai agama dan keyakinan," ujar Tjahjo. 

Kepastian beribadah setiap agama itu, kata Tjahjo didukung dengan sikap dari Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto yang menginstruksikan langsung kepada segenap jajarannya untuk melakukan pengamanan di sejumlah tempat ibadah perayaan Natal. 

"Bapak kapolri dan segenap jajaran didukung oleh Panglima, Pemda, mengamankan disetiap sudut wilayah negara Indonesia untuk berikan kepastian umat Katolik untuk merayakan Natal dengam aman dan khusuk," papar dia. 

Tjahjo menuturkan bahwa hal itu sudah menjadi komitmen Kapolri dan Panglima TNI untuk mewujudkan Natal yang aman. Bahkan, kata Tjahjo itu sudah melalui kordinasi dan komunikasi dengan Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi). 

"Itu menjadi komitmen pak Kapolri Panglima yang sudah dilaporkan kepada pak Presiden sekali lagi kami atas nama Pemerintah, Kapolri, Panglima dan segenap jajaran menyampaikan selamat hari Natal," ujar dia. 

Tak lupa, Tjahjo mengucapkan mohon maaf kepada seluruh jemaah Gereja Katedral apabila merasakan ketidaknyamanan atas kunjungannya di malam Natal ini. 

Dia menegaskan bahwa pengamanan ekstra ketat ini merupakan bentuk dari kepastian untuk perayaan Natal berjalan dengan baik, lancar dan tidak ada teror yang meresahkan. 

"Semoga kasih Tuhan YME akan membuat kita semua bangsa Indonesia khususnya umat katolik diberikan karunia kesukseskan kebahagian damai dihati dan dunia sekian," tutup Tjahjo. 

(Qur'anul Hidayat)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement