Share

Otoritas Mesir Tahan 15 Orang Pelaku Penyerangan Sebuah Gereja

Rufki Ade Vinanda, Okezone · Senin 25 Desember 2017 01:43 WIB
https: img.okezone.com content 2017 12 25 18 1835442 otoritas-mesir-tahan-15-orang-pelaku-penyerangan-sebuah-gereja-rzIuYEVxHh.jpg Ilustrasi. Gereja. (Foto: Jerusalem Post)

KAIRO - Pihak berwenang Mesir telah menahan 15 orang yang diduga kuat terlibat penyerangan gereja Kristen Koptik di sebuah desa di selatan Kairo. Aksi penyerangan itu dilaporkan dilakukan oleh puluhan orang dari Desa Kafr al-Waslin.

Para penyerang menghancurkan jendela dan merusak barang-barang yang ada di dalam gereja. Sebagaimana disitat dari Reuters, Senin (25/12/2017), gereja yang diserang tersebut diketahui tidak berlisensi atau belum memiliki izin. Gereja ini sendiri telah berdiri selama 15 tahun lamanya.

BACA JUGA: Pengadilan Mesir Jatuhi Hukuman Mati kepada 21 Orang yang Bergabung dengan ISIS

Tak jelas berapa jumlah pasti orang yang menyerang gereja tersebut. Namun, polisi sejauh ini hanya menahan 15 orang. Motif penyerangan sendiri sampai sekarang masih belum diketahui. Berdasarkan keterangan Kementerian Dalam Negeri Mesir, pihak berwajib juga mengamankan pemilik bangunan gereja untuk dimintai keterangan.

Penganut agama Kristen memang merupakan minoritas di Mesir yakni hanya sekira sepersepuluh dari hampir 95 juta total penduduk. Meski minoritas, jumlah warga Kristen di Mesir merupakan yang terbesar di wilayah Timur Tengah (Timteng). Para penduduk Kristen di Mesir kerap melaporkan menerima intimidasi dari warga sekitar.

BACA JUGA: Otoritas Mesir Temukan Dua Makam Berusia 3.500 Tahun di Luxor

"Beberapa warga yang berada di sekitar gereja keberatan mengubah bangunan ini menjadi gereja karena ada masjid yang sangat besar di sampingnya," ujar salah satu warga. Pihak gereja sendiri menerangkan jika mereka pada dasarnya telah mendapatkan izin pendirian bangunan pada 2016.

(rav)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini