Sesuai keterangan di situs resmi Femen, aktivis itu bernama Alisa Vinogradova. Kelompok yang didirikan di Ukraina itu bertujuan melawan patriarki. Aktivis Femen sendiri terkenal selalu bertelanjang dada di tiap aksinya.
Femen mengklaim, aksi di Alun-Alun Santo Petrus dimaksudkan untuk memprotes kebijakan Vatikan yang merupakan "pelanggaran hak perempuan atas tubuh mereka sendiri". Salah satu pelanggaran yang dimaksud Femen adalah larangan Paus tentang aborsi dan "penghukuman suci" atas kontrasepsi. Organisasi itu juga menjelaskan slogan yang ditulis di tubuh Vinogradova.
"Seorang anak bukan dari Tuhan, tetapi dari perempuan. Karena perempuan adalah Tuhan!" ujar Femen.
Pada 2014, aktivis Femen melakukan aksi serupa. Kala itu, Iana Zhdanova berhasil membawa kabur patung bayi Yesus dari tempatnya di palungan. Ia ditangkap namun kemudian dibebaskan. Zhdanova dilarang memasuki Vatikan dan kawasan sekitarnya seumur hidup.