DEPOK - Delapan orang remaja dalam kasus penjarahan toko pakaian atau distro oleh kelompok remaja geng motor sudah ditetapkan sebagai tersangka. Namun, Satreskrim Polresta Depok masih terus melakukan pengejaran terhadap empat orang lainnya yang diduga ikut terlibat, salah satunya Ketua Gangster Jembatan Mampang (Jepang).
Kasatreskrim Polresta Depok Komisaris Putu Kholis Aryana menyatakan, Ketua Gangster Jepang tersebut merupakan otak dari serangkaian aksi kejahatan yang dilakukan kelompoknya itu.

“Tim masih melakukan pengejaran empat orang yang diduga terlibat dalam peristiwa pencurian maupun pengancaman di Sukmajaya. Salah satu yang dikejar, adalah Ketua Geng Jepang. Ya, ketua gengnya ini otak dari pelaku pencurian di Toko Pakaian Fernando, dia yang bertanggung jawab atas pencurian dan pengancaman di wilayah lain di Depok,” ujar Putu, Selasa (26/12/2017).
Tidak itu saja, kata Putu, mereka juga pernah melakukan aksi yang sama sebelumnya. Inventarisasi polisi, geng motor ini beraksi lima kali dalam waktu sepekan. Antara lain di Sawangan, Limo dan Sukmajaya.
(Baca Juga: Penjarahan Distro di Depok, Empat Pelaku Positif Gunakan Narkoba)
"Kami sudah dapat ada lima laporan yang masuk dan saat ini masih mengidentifikasi laporan lainnya," paparnya.