Menjanda Akibat Korban Perselingkuhan, IRT Ini Buka Warung Ayam Pelakor

Rizka Diputra, Okezone · Kamis 11 Januari 2018 12:53 WIB
https: img.okezone.com content 2018 01 11 340 1843411 menjanda-akibat-korban-perselingkuhan-irt-ini-buka-warung-ayam-pelakor-HyUSwHJkGR.JPG (Foto: Facebook/@Yuni Rusmini)

KOTAWARINGIN BARAT - Lantaran menjanda akibat jadi korban perselingkuhan suami yang direbut wanita lain, seorang ibu rumah tangga (IRT) bernama Lia Pujiani mendirikan warung makan yang ia beri nama Warung Ayam Pelakor.

Wanita berusia 27 tahun itu bercerita bahwa dirinya telah menjanda akibat ulah wanita perebut laki orang (pelakor) di Kota Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah (Kalteng). Warungnya itu baru saja diperkenalkannya pada Rabu 10 Januari 2018 kemarin yang terletak di Jalan Alpandi Sarjen, Kelurahan Raja, Kecamatan Arut Selatan (Arsel) atau tepatnya di depan SMA Negeri 1 Pangkalan Bun.

(Baca juga: Sang Abang Diambang Perceraian, Adik Ahok: Biarlah Waktu yang Bicara)

Foto penampakan Warung Ayam Pelakor milik Lia ini kemudian cepat tersebar luas hingga akhirnya viral di media sosial (medsos). Tak hanya itu, warungnya pun mendadak tenar karena selain namanya yang unik, juga menyajikan makanan dengan harga paket hemat dan bersahabat. Ditambah lagi sambal buatan yang disajikan super pedas.

“Ide untuk membuat Warung Pelakor ini berawal dari pengalaman yang saya alami karena pernah menjadi korban pelakor. Sehingga membuat keluarga saya hancur, sampai akhirnya pisah dengan suami. Namun, saat ini masih pisah secara agama, secara hukum perkawinan di pengadilan belum, masih dalam proses,” ungkap Lia, sebagaimana diposting oleh pemilik akun facebook, @Yuni Rusmini.

(Baca juga: Ada Tiruan Menara Masjid Kudus di Malaysia, Begini Reaksi Netizen)

Lia menambahkan, warung nasinya itu berdiri berkat bantuan para teman dan keluarga yang terus mendukungnya. Pasalnya, ia mengaku sempat merasa putus asa usai bahtera rumah tangganya hancur berantakan akibat ulah pelakor.

“Saya bersyukur pertama kali buka hari ini, langsung diminati masyarakat. Mungkin karena unik, di samping itu saya juga menyajikan makanan dengan harga terjangkau oleh masyarakat, khususnya para siswa. Karena harga kita, memang harga buat siswa. Untuk sepaket ayam goreng hanya Rp12.000 dan ayam Tumini Rp18.000," tandasnya.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini