"Ya paling baju-baju," jelas dia.
Dedi mengaku, ada puluhan lukisan yang tengah dipindahkan ke kediaman pribadinya itu. Salah satunya, lukisan yang menggabarkan sosok pendiri organisasi massa islam, Nahdlatul Ulama (NU), KH Hasyim Asy'ari. Kemudian, lukisan-lukisan tokoh nasional lainnya.
"Lukisan-lukisan di rumah dinas ini, sebagian besar saya beli dengan uang pribadi. Makanya, saat pindah lukisan tersebut saya bawa," jelas dia.
Menurut Dedi, rumah dinas ini bakal menjadi kenangan indah bagi dirinya. Bagaimana tidak, selama 10 tahun rumah yang merangkap kantornya ini menjadi saksi pengabdiannya melayani masyarakat secara langsung.
(Baca juga: Duo DM Siap Deklarasi & Daftar ke KPU Jabar pada 9 Januari)
Namun, saat ini rumah dinasnya itu hanya tinggal kenangan. Ada kesedihan tersendiri yang hinggap dalam benak Dedi. Dia akan terkenang masa-masa dimana bisa membantu masyarakat yang tengah dirundung kesulitan.