Image

Bocah Tergeletak Lemas, Bapak-Bapak di Depannya Malah Sibuk Hitung Uang

Rabu 14 Februari 2018 14:57 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 02 14 338 1859492 bocah-tergeletak-lemas-bapak-bapak-di-depannya-malah-sibuk-hitung-uang-aEwfICHNgJ.JPG

JAKARTA - Jagat maya seketika dibuat miris dengan unggahan video beraroma eksploitasi anak. Ya, sebuah akun Instagram @nanaaelena mengunggah video berdurasi 30 detik yang menampilkan seorang pria pengamen suling beserta seorang bocah tergeletak di lantai sebuah minimarket di kawasan Sarinah, Jakarta Pusat. Peristiwa itu terjadi pada Selasa 13 Februari 2018 sekira pukul 22.00 WIB.

Video itu memperlihatkan wajah sang anak yang terlihat sangat lemah dan diduga setengah sadar. Menurut penuturan pegawai supermarket anak yang diduga disewa untuk menemani sang pria itu untuk mengamen sudah diberi obat penenang.

(Baca juga: Tolak Ditilang, Wanita Ini Tantang Polisi Buka Rekaman CCTV)

"Jujur aku sangat peduli sekali dengan anak-anak, hati aku tergerak ketika aku melihat anak bayi yang berumur satu tahun ini terbaring lemas di lantai, dan mencoba untuk duduk tetapi anak tersebut tidak mampu untuk duduk. Dan sempat beberapa kali anak ini terjatuh di lantai, aku sebagai perempuan yang punya hati tentunya sedih dan prihatin melihat anak bayi berumur tahun, tengah malam tapi masih belum istrahat," tulisnya.

Saat itu ia mencoba mendeketi anak tersebut, dan mencoba untuk menggendongnya, dengan cara agar pria yang duduk di kursi sambil menghitung uang hasil ngamen tidak merasa tersinggung.

(Baca juga: Warga Donggala Kedapatan Buang Sampah ke Laut, Menteri Susi: Ayo Sebarkan!)

"Tapi si bapak bilang 'enggak tahu ibunya yang ngurus, udah dipegang-pegang banyak orang juga'. Ada yang aneh gak sih menurut kalian? Seharusnya anak itu harus dijaga dan dilindungi karena anak adalah titipan dari Tuhan. Bukan malah disewakan untuk ngamen di jalanan," curhatnya.

"Aku yakin banget akan berpengaruh untuk kesehatan dan pertumbuhan si anak, jika setiap hari harus memiliki rutinitas seperti yang di video itu. Mudah-mudahan orangtua anak ini bisa sadar, bahwa yang dilakukannya itu enggak baik untuk anaknya," tutupnya di akhir postingan. (Annisa Ulva Damayanti/Magang)

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini