Perjalanan dilanjutkan ke kawasan Taman Yasmin. Di sana warga yang ditemui Bima-Dedie mengeluhkan jalan rusak sejak diserahkan menjadi fasos fasum oleh developer kepada Pemkot Bogor serta meminta Bima-Dedie untuk menertibkan pasar kaget di Bunderan Taman Yasmin.
Sejumlah keluhan warga yang ditemui pasangan ini dicatat untuk diambil langkah-langkah konkret untuk menuntaskan permasalahan tersebut.
Dalam gerilya itu juga, Bima Arya sempat berhenti disebuah barbershop di kawasan Cilendek Timur. Bima yang dampingi Dedie kemudian meminta tukang cukur untuk merapihkan rambutnya yang mulai panjang.
Tukang cukur Qiew Barbershop, Ricky (35), mengaku senang dengan kedatangan Bima-Dedie di tempatnya. Ia mengaku canggung ketika harus memegang kepala sang walikota nonaktif itu. "Deg-degan sih tapi bangga bisa pegang dan cukur kepala walikota," ungkap Ricky.
Badra Gerilya diakhiri di Posko Pemenangan BBM (Baraya Bima Arya - Dedie Rachim) yang di ketuai oleh Bendahara Golkar Kota Bogor Refilianosa di kawasan Menteng Asri. Di sana Bima-Dedie bersama Bala Badra menikmati Bubur Ayam dan Bakso.
(Angkasa Yudhistira)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.