"Seperti yang ada sekarang ini kan malah lebih banyak warga pribumi. Jadi meski bukan Tionghoa kita juga ikut merayakan Imlek. Terus jika ingin beribadah silakan masuk ke kelenteng. Di dalam banyak juga yang beribadah," lugasnya.
Pantauan di lokasi, banyak umat Tridharma yang beribadah sebagai ungkapan syukur sekaligus harapan untuk menyambut tahun baru. Tak hanya dari Semarang, banyak warga dari berbagai luar daerah yang turut menyalakan dupa untuk menghormati para dewa.
"Ini tadi rombongan dari Salatiga, saya beserta istri dan anak. Memang setiap Imlek kita ke sini. Jadi ini sekaligus melestarikan warisan budaya leluhur. Kita bisa beribadah sekaligus silaturahmi," kata Andi.
(Rachmat Fahzry)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.