nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Depresi Kena Tipu, Korban 'Mama Yona' Sempat Mau Bunuh Diri

Wijayakusuma, Jurnalis · Sabtu 17 Februari 2018 02:58 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 02 17 525 1860704 depresi-kena-tipu-korban-mama-yona-sempat-mau-bunuh-diri-BOSAqrTf47.jpg Korban arisan Mama Yona (Foto: Okezone)


BEKASI - Emil (35), korban penipuan arisan 'Mama Yona' asal Makasar, membeberkan hal mengejutkan yang dialami rekannya sesama korban. Beberapa diantaranya disebut-sebut telah diceraikan pasangan. Bahkan ada korban yang mengalami depresi berat, hingga ingin mengakhiri hidupnya.

"Ada yang sampai diceraikan suami. Bahkan ada yang mau bunuh diri, udah beli Baygon segala. Parah memang Desy ini," katanya di Bekasi, Jum'at (16/2/2018).

Para korban yang mengalami kerugian puluhan juta tersebut, diakui Emil berasal dari kalangan pas-pasan. Mereka tak menyangka uang yang diharapkan bakal bertambah, ternyata hilang dengan sia-sia.

"Semuanya orang susah. Korban yang mau bunuh diri ketipu Rp20 juta. Kalau yang diceraikan suami, ketipu Rp10 juta dan Rp22 juta. Selama ini cuma dijanji-janjiin Desy," ungkapnya.

Sementara Emil yang juga mengalami kerugian materil sebesar Rp 35juta, bersama dua orang korban lainnya yang juga berasal dari Makasar dan Surabaya, tengah mempersiapkan berkas-berkas serta bukti transferan yang akan digunakan untuk melapor ke Polres Metro Bekasi.

"Ada tiga korban lagi yang mau buat laporan. Dua orang asal Makasar, kerugiannya Rp 35juta dan Rp 52juta lebih. Dan satu orang dari Surabaya, menderita kerugian Rp 500juta," kata tim kuasa hukum korban dari Tampubolon Partner, Lovita Helena.

Ketiga korban rencananya akan melaporkan tersangka Desy Chrisna Yulyani Sitanggang, setelah merampungkan berkas-berkas yang dibutuhkan.

"Para korban ini sedang merapikan bukti-bukti transfer yang akan diserahkan nanti untuk pemeriksaan ke pihak kepolisian. Kemungkinan Senin," katanya.

Menurutnya, pihak kepolisian belum menetapkan tersangka lain dalam kasus ini. Polisi juga masih terus memeriksa secara intensif suami tersangka, Yoki Rumapea, serta tiga rekan tersangka yang menjadi admin di grup arisan online tersebut.

"Ada tiga admin yang mengelola akun 'Mama Yona' yang berikutnya akan ditetapkan polisi sebagai tersangka. Korban juga mentransfer ke rekening ketiga admin itu, dari puluhan hingga ratusan juta," terangnya.

Dari pantauan, ketiga korban bersama kuasa hukum sedang merapikan berkas dan bukti-bukti struk transfer dan bukti lainnya, untuk dilampirkan ke Polres Metro Bekasi.

(muf)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini