JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan memoratorium seluruh proyek pembangunan jalan layang di Indonesia setelah adanya insiden robohnya bekisting pier head Tol Becakayu, Jakarta Timur.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, bahwa langkah moratorium itu dilakukan untuk melakukan evaluasi secara menyeluruh pengerjaan proyek jalan layang di kementerian yang dipimpin Basuki Hadimuljono itu.
"Karena memang pekerjaannya banyak sekali, banyak sekali. Ada yang jadinya masih 2023, ada yang tahun 2020, ada yang untuk ngejar untuk Asian Games, ya memang seperti itu," kata Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Selasa (21/2/2018).
(Baca Juga: Tiang Girder Ambruk, Jokowi Minta Evaluasi Proyek Tol Becakayu)