Kepala Negara mengaku telah meminta Menteri PUPR Basuki Hadimuljono untuk mengevaluasi secara menyeluruh seluruh pengerjaan proyek tersebut. Menurut dia, pengerjaan proyek di Kementerian PUPR harus mendapatkan pengawasan dan manajemen kontrol yang tepat.
"Tapi apapun, pekerjaan yang dikerjakan secara normal atau secara cepat semuanya butuh pengawasan manajemen kontrol yang tepat, yang detail. Tadi pagi saya sampaikan ke Kementerian PU seperti itu," pungkasnya.
Seperti diketahui, Dirjen Bina Marga Arie Setiadi Moerwanto memaparkan, bahwa jeputusan moratorium itu merupakan rekomendasi dari Basuki Hadimuljono. Mengingat, sebelum kejadian ini, kecelakaan pekerjaan pun kerap terjadi di sejumlah proyek.
Sebelum kecelakaan kerja dini hari tadi, kejadian serupa yakni robohnya crane dalam proyek Double-Double Track (DDT) PT KAI di Jatinegara, Jakarta Timur yang mengakibatkan 4 orang meninggal dunia.