nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tim Cyber Polda Patroli Antisipasi Black Campaign dan Buzzer SARA di Pilkada Bangka Belitung

Arsan Mailanto, Jurnalis · Selasa 20 Februari 2018 03:14 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 02 20 340 1861853 tim-cyber-polda-patroli-antisipasi-black-campaign-dan-buzzer-sara-di-pilkada-bangka-belitung-1VAu6VV3zs.jpg Humas Polda Bangka Belitung Abdul Mun'im

PANGKALPINANG - Memasuki masa kampanye Pilkada Serentak 2018 dan Pemilu 2019, Tim Cyber Polda Bangka Belitung beserta jajarannya proaktif menggencarkan patroli di dunia maya alias media sosial (medsos) selama 1×24 jam setiap harinya. Hal tersebut dilakukan demi mencegah buzzer black campaign, hoax dan SARA.

Kabid Humas Polda Bangka Belitung AKBP Abdul Mun’im menyatakan, akun medsos yang dipantau itu akun yang sering menyebarkan black campaign, negative campaign, berita hoax dan menyinggung SARA (suku, agama, ras, antar golongan).

"Tim Cyber Polda Babel, Satker Polda dan Polres jajarannya telah ditugaskan melakukan patroli cyber untuk mencegah dan menemukan adanya postingan di medsos yang negatif seperti black campaign, negative campaign, hoax, ujaran kebencian dan menyinggung SARA," ujarnya di sela konferensi pers di Mapolda Babel, Pangkalpinang, Senin (19/2/2018).

Pria yang akrab disapa Mun'im tersebut mengingatkan personel Tim Cyber Polda Babel dan Polres jajarannya tak segan-segan akan memburu pemilik akun medsos yang sebarkan kampanye hitam, berita hoax, ujaran kebencian dan menyinggung masalah SARA.

"Kami menjalankan tugas berpedoman pada UU RI Nomor 2 Tahun 2002 tentang Polri dan UU RI Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik," ucapnya seraya tegas.

Menurutnya, medsos ada dampak positif dan negatifnya. "Dampak positif kita petik, sedangkan dampak negatif, kita tinggalkan. Setiap admin media sosial perlu menyaring setiap berita atau komentar yang akan diunggah," ujarnya.

Kalau memang ada yang melanggar, petugas kepolisian berpedoman pada ketentuan yang berlaku. Kampanye hitam, hoax, dan menyebar isu SARA di medsos itu termasuk pelanggaran di bidang ITE.

"Jadi kami mengimbau kepada seluruh pemilik akun medsos seperti Facebook, Instagram, Twitter, Path, dan lainnya agar menghindari perbuatan yang dilarang UU. Jika menemukan akun yang melakukan kampanye hitam atau menyebar isu SARA, segera laporkan ke SPKT Polda Babel dan atau Polres setempat untuk ditindaklanjuti," imbuh Mun'im.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini