nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ratusan Sipir Bersumpah di Depan Menkumham, Siap Dipecat Kalau Terlibat Narkoba

Taufik Budi, Jurnalis · Jum'at 02 Maret 2018 17:22 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 03 02 512 1867134 ratusan-sipir-bersumpah-di-depan-menkumham-siap-dipecat-kalau-terlibat-narkoba-ZhnawMHALq.jpg Menkumham Yasonna H Laoly Usai Ambil Sumpah Sipir Baru di Jateng (foto: Taufik B/Okezone)

SEMARANG - Ratusan sipir baru di wilayah Jawa Tengah dan DIY berjanji tidak akan mengonsumsi dan terlibat dalam peredaran narkoba. Langkah itu sebagai antisipasi maraknya peredaran narkoba yang dikendalikan dari penjara yang diduga melibatkan petugas.

Mereka juga menyatakan siap dipecat bila terbukti menjadi pemakai atau terlibat dalam peredaran barang haram tersebut. Janji itu dipimpin langsung oleh Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna H Laoly di Gedung Gradhika Bhakti Praja Semarang.

Ratusan Sipir Jateng dan DIY Sumpah Jabatan (foto: Taufik B/Okezone)

(Baca Juga: Bandar Narkoba Kendalikan Bisnis Sabu dari Balik Jeruji Lapas)

"Saya tidak akan menggunakan narkoba atau memasok narkoba di tempat saya bekerja. Saya bersedia dipecat dengan tidak hormat apabila saya menggunakan narkoba dan atau melanggar kentetuan ketentuan yang berlaku," kata ratusan sipir baru mengikuti ucapan Yasonna, Jumat (2/3/2018).

Selain itu, para calon pegawai negeri sipil (CPNS) itu berjanji menjaga integritas dan jujur dalam bertugas. Bahkan, mereka diminta untuk berani melaporkan setiap penyelewengan baik yang dilakukan oleh rekan kerja atau atasan kepada pihak berwenang.

 Ratusan Sipir Jateng dan DIY Sumpah Jabatan (foto: Taufik B/Okezone)

"Mereka ini telah melalui seleksi yang baik dan cerdas. Saya mau mereka tak hanya cerdas, tapi juga harus punya integritas, terus belajar dengan baik. Karena jumlahnya besar, saya harap mereka bisa menjadi agen pembaharuan," ujar Yasonna.

Pembekalan bagi CPNS di Lingkungan Kanwil Kemenkumham Jateng dan DIY itu diikuti oleh 1.058 peserta. Dari jumlah tersebut sebanyak 724 orang menempati formasi penjaga tahanan atau sipir. Mereka merupakan bagian 17.526 orang yang diterima dari 1,1 juta pelamar.

(Baca Juga: Daripada Bangun Lapas Narkoba di Pulau Terpencil, Sebaiknya Benahi Pengawasan Lapas)

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini