KULON PROGO - Sebanyak dua siswa SMP yang tengah berkunjung di objek wisata mangrove di Pasir Mendit, Desa Jangkaran, Kecamatan Temon, Kulonprogo hilang ditelan gelombang, Sabtu (17/3/2018). Hingga kini Tim SAR bersama sejumlah relawan masih melakukan pencarian.
Dua korban tenggelam adalah Bagas Irawan (15), warga Gedongan, Gedongkuning, Kota Yogyakarta dan M Amar Alfaribi (15) warga Darakan, Kotagede, Yogyakarta.
Salah seorang rekan korban mengaku datang bersama dengan rombongan menggunakan bus. Setidaknya ada 20 anak yang usianya sebaya dengan korban. Begitu tiba mereka menikmati wisata hutan mangrove yang sedang populer. Hingga akhirnya ke pantai yang lokasinya berada persis di selatan hutan mangrove. "Mereka mandi di pantai sampai terseret ombak," jelas Naufal Miftahul Fahrurrozi.
Amar terseret ombak ke tengah. Melihat rekannya terseret ombak, rombongan ini panik. Hingga akhirnya Bagas yang berada di pinggir mencoba menolong Amar yang terseret, namun justru ikut terseret dan keduanya hilang di telan gelombang pantai selatan Jawa.
"kita sudah upayakan gandengan menolong korban. Tetapi tidak bisa. Bagas langsung ke tengah menolong," tuturnya.
(Baca juga: Terpeleset di Kolam Renang, WN China Tewas Tenggelam)
Rekan korban yang lain, Abdullah M Kaffi mengaku dia dan teman-temannya memang sering wisata bersama. Seperti yang terjadi siang ini, mereka ikut rombongan teman bermain dar beberapa kampung di sekitar Kotagede.