KOTA MALANG - Di tengah rapat paripurna istimewa Hari Jadi Kota Malang ke-14, pembacaan puisi oleh Ketua DRPD Kota Malang Abdul Hakim, memancing ketertarikan audiensi yang hadir di ruang Sidang Gedung DPRD Kota Malang, Senin (2/4/2018).
Dengan menahan isak tangis Abdul Hakim membacakan bait demi bait puisi, saat ia selesai memimpin rapat paripurna. Sesekali politikus PDI Perjuangan (PDIP) yang juga tersangka dugaan suap APBD 2015 oleh KPK, mengusap air matanya.
Ketua DPRD Malang Membacakan Puisi di Rapat Paripurna Istimewa HUT ke-14 Kota Malang (foto: Avirista/Okezone)
(Baca Juga: Dipanggil KPK, 5 Anggota DPRD Tersangka Suap APBD-P Malang Mangkir)
BAPAK KU
Ketika kita berbicara tentang "istiqoma".
Di rendahkan tidak mungkin jadi sampah.
Disanjung tidak mungkin jadi rembulan.
Maka jangan risaukan omongan orang sebab orang membacamu dengan pemaham dan pengalaman yang berbeda.
BAPAK KU
Teruslah engkau melangkah di jalan yang benar!!!
Meski terkadang kebaikan tidak selalu di hargai!!!