Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Serangan Militer Bukan untuk Gulingkan Rezim Suriah

Wikanto Arungbudoyo , Jurnalis-Sabtu, 14 April 2018 |10:24 WIB
Serangan Militer Bukan untuk Gulingkan Rezim Suriah
Perdana Menteri Inggris Theresa May memastikan serangan ke Suriah bukan untuk menggulingkan rezim Presiden Bashar al Assad (Foto: Hannah Mckay/Reuters)
A
A
A

BACA JUGA: PM Inggris Kumpulkan Menteri Kabinet Bahas Rencana Serangan ke Suriah

BACA JUGA: Serangan Kimia Pasukan Suriah ke Ghouta Tewaskan 41 Orang

Pendapat senada diungkapkan Presiden Prancis Emmanuel Macron di Paris. Pria berusia 40 tahun itu mengatakan bahwa serangan yang dilakukan bersama Amerika Serikat (AS) dan Inggris karena pihaknya tidak menoleransi penggunaan senjata kimia yang terus-menerus terhadap warga sipil Suriah.

“Kami tidak bisa menoleransi penggunaan senjata kimia secara terus-menerus, yang merupakan bahaya nyata bagi warga Suriah dan keamanan kita secara kolektif,” ujar Emannuel Macron di Istana Kepresidenan Prancis, Champ Elysee.

Sebagaimana diberitakan, Presiden AS Donald Trump memerintah serangan militer terhadap fasilitas-fasilitas senjata kimia Suriah yang dilakukan bersama dengan Inggris dan Prancis. Pria asal New York itu mengatakan, keputusan diambil untuk membalas serangan senjata kimia pasukan Suriah ke Douma pada Sabtu 7 April yang menewaskan 41 orang.

(Wikanto Arungbudoyo)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement