(Baca juga: DPR Sebut Pengawasan BPOM Lemah Soal Ikan Kaleng Bercacing)
Mangahit menambahkan, sekilas sulit membedakan antara semangka yang baik dan semangka yang diduga mengandung pengawet atau pewarna. Namun, terdapat ciri-ciri yang bisa dilihat secara kasat mata seperti tekstur kulit maupun daging buah dan warna.
"Sulit butuh penelitian atau dibawa ke laboratorium. Tapi secara kasat mata kalau kulitnya agak lembek, warna tidak rata, kemudian dagingnya kita remas dengan tangan dan dicuci merahnya tidak hilang patut dicurigai. Satu lagi semangka yang disemutin itu juga indikasi pakai pemanis," tambah Mangahit.
Untuk itu, sampel buah semangka diduga berbahaya itu dibawa ke laboratorium kesehatan daerah untuk diperiksa. Pihaknya pun sudah memanggil pengelola toko dan penyalur untuk dimintai keterangan.
"Kita uji lab dulu, mungkin hasilnya keluar Senin besok. Kami sudah mintai keterangan pihak toko dan penyalurnya terkait temuan ini. Kami juga himbau agar masyarakat lebih teliti memilih buah," tandasnya.
(Ulung Tranggana)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.