Share

Trump Tarik Amerika Serikat Keluar dari Kesepakatan Nuklir Iran

Rahman Asmardika, Okezone · Rabu 09 Mei 2018 11:49 WIB
https: img.okezone.com content 2018 05 09 18 1896207 trump-tarik-amerika-serikat-keluar-dari-kesepakatan-nuklir-iran-CXk37S3pLV.jpg Presiden Amerika Serikat, Donald Trump (Foto: Reuters)

WASHINGTON – Presiden Donald Trump telah menarik Amerika Serikat keluar dari perjanjian program nuklir antara Iran dengan kekuatan dunia yang disepakati pada 2015. Keluarnya Amerika Serikat dari perjanjian itu dinilai akan meningkatkan risiko konflik d kawasan Timur Tengah

Reuters, Rabu (9/5/2018) melaporkan, dalam pidato yang disiarkan di televisi, Trump menyatakan Amerika Serikat telah menarik diri dari perjanjian yang juga dikenal dengan nama Joint Comprehensive Plan of Action (JCPOA) itu dan akan kembali menerapkan sanksi ekonomi terhadap Teheran.Trump menyebut JCPOA sebagai "kesepakatan sepihak yang seharusnya tidak pernah dibuat".

Berdasarkan JCPOA, Amerika Serikat, Prancis, Rusia, China dan Uni Eropa sebagai penandatangan perjanjian itu setuju untuk mencabut sanksi terhadap Iran. Sebagai gantinya, Teheran akan membatasi program nuklirnya dan secara efektif mencegah Iran membuat senjata nuklir.

Tahun lalu, Badan Tenaga Atom Internasional, IAEA menyatakan Iran telah memenuhi kewajibannya menurut JCPOA. Namun, Trump mengeluhkan bahwa perjanjian yang disepakati oleh pendahulunya, Barack Obama tersebut tidak membahas mengenai program rudal balistik Iran, aktivitas nuklirnya pasca 2025, dan keterlibatan Iran dalam konflik di Suriah.

(Presiden AS, Donald Trump. Foto: Reuters)

Keputusan Trump itu dinilai akan memperparah hubungan antara Amerika Serikat dan sekutu-sekutu Eropanya dalam Aliansi Transatlantik yang juga berperan sebagai penandatangan JCPOA. Bulan lalu, Presiden Prancis Emmanuel Macron bahkan melakukan kunjungan khusus ke Washington untuk membujuk Trump agar tetap berada dalam kesepakatan tersebut.

(Baca Juga: Tiga Negara Eropa Usulkan Sanksi Baru untuk Iran)

Sejumlah diplomat mengkritik keputusan Trump itu karena dianggap telah menunjukkan bahwa Amerika Serikat tidak peduli pada sekutu Eropanya. Menurut mereka, korban pertama dari sanksi terhadap Iran adalah negara-negara Eropa sekutu Amerika Serikat.

Dalam sebuah pernyataan bersama, para pemimpin Inggris, Jerman dan Perancis, yang menjadi penandatangan JCPOA bersama dengan China dan Rusia, mengatakan menyebabkan "penyesalan dan kekhawatiran."

(Baca Juga: Iran Tolak Imbauan Presiden Prancis Terkait Renegosiasi Program Rudal)

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini