DEPOK – Kerusuhan di Rutan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat menewaskan enam orang yang lima di antaranya polisi. Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Budi Gunawan menyatakan bahwa kerusuhan dilakukan narapidana terorisme pada Selasa 8 Mei 2018 malam tersebut tidak akan mengganggu stabilitas keamanan nasional.
“Kerusuhan di Mako Brimob secara teritorial adalah kerusuhan domestik dalam lingkup yang bisa dikendalikan dan tidak menimbulkan gangguan stabilitas keamanan nasional,” kata Budi, Kamis (10/5/2018).
Meski demikian, Budi mengaku bahwa tindakan perlawanan yang dilakukan oleh 156 napi teroris terhadap polisi mengisyaratkan jika terorisme adalah ancaman laten yang terus terjadi dan harus segera ditangani secara tegas dan tuntas.
Menurut Budi, para teroris tersebut lahir dari cara berpikir dan cara pandang yang intoleransi. Kemudian, berawal dari intoleransi itu muncul tindakan-tindakan radikal dan berujung pada tindakan terorisme.