Kampung Biru bukan sekadar salah satu kampung Provinsi Jawa Barat (Jabar). Ia berada di Kota Bandung, yang merupakan Ibukota Provinsi Jabar. Sikap kompak mereka tentu akan melahirkan kesan yang cukup mewakili kondisi masyarakat Kota Bandung yang sekaligus Ibukota provinsi, di mana mereka rupanya lebih mengidolakan orang lain daripada pemimpin kotanya sendiri.
Ini seharusnya menjadi bahan evaluasi bagi Walikota Bandung, Ridwan Kamil, yang ikut kontestasi Pilkada Jabar. Bahwa jika di wilayahnya sendiri saja ada ketidakpuasan padanya sebesar ini, lalu bagaimana dengan wilayah lain.
Padahal ia seharusnya diuntungkan oleh fakta bahwa ia sudah menjabat, sehingga ia mestinya lebih akrab dikenali masyarakat Ibukota Jabar. Bukan hanya dari popularitas media, tapi dari kedekatan langsung dengan masyarakat.
Terlepas dari bagaimana pola komunikasi Walikota mereka sesungguhnya, penggalan kisah warga Kampung Biru ini akan menjadi penanda sejarah Jawa Barat ke depannya. Yakni warga Kampung Biru –kini menjadi Kampung Dedi Mulyadi– sudah mengambil sikap dan menentukan pilihan.
Mereka berharap bahwa sosok yang menjadi nama kampungnya ini, bisa memimpin mereka hijrah ke esok yang lebih baik. Dari haru biru menuju hari baru.
Fakhruddin Muchtar
Penulis adalah Direktur Rephilosophy Public Community (Republic).
(Erha Aprili Ramadhoni)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.