SURABAYA - Ledakan bom yang terjadi di Gereja Santa Maria Tak Bercela (SMTB), Surabaya, awalnya disangka warga sekitar sebagai ledakan tabung gas.
Salah satu warga, Idawati warga Jalan Ngagel Madya, Kelurahan Baratajaya, Kecamatan Gubeng yang rumahanya hanya berjarak 100 meter dari Gereja mengaku kaget saat terjadi ledakkan.
Saat terjadi ledakkan, perempuan berusia 50 tahun ini, sedang sarapan. "Suara ledakkannya sangat keras. Saya sempat melompat sangking kagetnya," kata Idawati kepada Okezone ditemui di rumahnya, Minggu (13/5/2018).

Ida mengaku, sempat tidak mengira jika ledakkan itu adalah bom di gereja tersebut. Ia menduga, ledakkan tersebut berasal dari tabung elpiji yang meledak. Tak lama berselang, ia langsung keluar rumah dan melihat kondisi gerja riuh. Para Jemaat berlarian setelah terjadi ledakkan.