JAD, kata Zaki, juga memiliki koneksi dengan beberapa kelompok radikal lainnya di Indonesia, seperti Mujahidin Indonesia Timur (MIT), juga Mujahidin Indonesia Barat (MIB). Kelompok ini akan mendukung satu sama lain dalam melancarkan aksi teror.
"Ada faksi di ring Banten. Ada Mujahidin Indonesia Timur (MIT), juga Mujahidin Indonesia Barat (MIB). Kelompok ini merupakan kompatriot atau mitra JAD. Salam aksi-aksi saling membantu," tutur Zaki.

Zaki melanjutkan, semangat JAD dalam melancarkan aksi terornya tak lepas dari sosok Aman Abdurahman alias Oman. Aman sendiri saat ini tengah menjalani sidang kasus perencanaan bom Thamrin.
Menurutnya, daya tarik Aman sebagai pentolan ISIS di Indonesia tak lepas dari sel-sel JAD melancarkan aksi radikal. Apalagi, seluruh ideologi dan pemahaman Aman soal jihad yang dituangkan ke dalam buku, menjadi pedoman para anggota JAD.