Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Imam Besar Istiqlal: Jihad Sesungguhnya Bukan untuk Mematikan tapi Menghidupkan Orang

Fahreza Rizky , Jurnalis-Kamis, 17 Mei 2018 |15:20 WIB
Imam Besar Istiqlal: Jihad Sesungguhnya Bukan untuk Mematikan tapi Menghidupkan Orang
Imam Besar Masjid Istiqlal, KH Nasrudin Umar (foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Imam Besar Masjid Istiqlal KH Nasaruddin Umar menjelaskan, jihad berasal dari kata "jahada" yang memiliki arti "bersungguh-sungguh". Sebab itu, seharusnya perbuatan jihad bukan untuk mematikan melainkan untuk menghidupkan orang lain.

"Jadi jihad itu sesungguhnya bukan untuk mematikan orang tapi jihad untuk menghidupkan orang. Ya menghidupkan jiwa-jiwa yang kering, menghidupkan perekonomian yang lemah," kata Nasaruddin, Kamis (17/5/2018).

Polisi Evakuasi 2 Jenazah Pelaku Penyerangan Mapolda Riau yang Ditembak Mati  Polisi Evakuasi 2 Jenazah Pelaku Penyerangan Mapolda Riau (foto: Antara)

(Baca Juga: Langkah Presiden Hidupkan Koopssusgab Dinilai Tepat dan Sesuai Undang-Undang)

Menurut dia, perbuatan jihad seperti menghidupkan para fakir miskin supaya bersemangat dalam menyongsong kehidupan. Jihad, lanjut dia, merupakan perbuatan atau tindakan yang mampu menghidupkan optimisme masyarakat.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement