"Namun mohon maaf, ini barangnya (bagian tubuh) tidak utuh semuanya, mungkin hanya serpihan serpihan, ini anggota satpam yang di Ngagel," ujar Machfud.
Aksi bom bunuh diri di Gereja Santa Maria Tak Bercela Jalan Ngagel Madya, Surabaya, dilakukan dua anak yang merupakan putra dari Dita Oeprianto, pelaku bom bunuh diri di Gereja Pantekosta, Jalan Arjuno, Surabaya pada Minggu 13 Mei 2018.
Dua anak masing-masing bernama Yusuf Fadhil (18) dan Firman Halim (16). Keduanya datang ke Gereja dengan menaiki sepeda motor dan melakukan bom bunuh diri.
(Khafid Mardiyansyah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.