Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

AS Ancam Jatuhkan Sanksi Terberat dalam Sejarah Terhadap Iran

Rahman Asmardika , Jurnalis-Selasa, 22 Mei 2018 |18:30 WIB
AS Ancam Jatuhkan Sanksi Terberat dalam Sejarah Terhadap Iran
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Mike Pompeo. (Foto: Reuters)
A
A
A

WASHINGTON – Amerika Serikat menuntut Iran untuk melakukan sejumlah perubahan dengan melayangkan 12 tuntutan mulai dari menghentikan program nuklirnya sampai menarik pasukan dari konflik di Suriah, atau menghadapi ancaman sanksi ekonomi yang berat. Tindakan terbaru Pemerintahan Donald Trump terhadap Iran ini diambil beberapa pekan setelah Amerika Serikat menarik diri dari kesepakatan nuklir yang ditandatangani Iran dengan enam kekuatan dunia pada 2015.

Dalam pernyataan yang disampaikan oleh Menteri Luar Negeri, Mike Pompeo, Washington mengancam akan menerapkan “sanksi terberat dalam sejarah” dan bersumpah untuk menghancurkan operasi Iran di luar negeri jika tuntutannya tidak dipatuhi. Perubahan yang dituntut Amerika Serikat diperkirakan akan membalikkan meluasnya aktivitas militer dan politik Iran di Timur Tengah sampai Laut Tengah yang terjadi beberapa tahun belakangan.

BACA JUGA: Trump Tarik Amerika Serikat Keluar dari Kesepakatan Nuklir Iran

"Sengatan sanksi hanya akan bertambah menyakitkan jika rezim Iran tidak mengubah arah dari jalan yang tidak dapat diterima dan tidak produktif yang telah dipilihnya untuk dirinya sendiri dan rakyat Iran," kata Pompeo sebagaimana dilansir Reuters, Selasa (22/5/2018).

"Ini akan menjadi sanksi terberat dalam sejarah pada saat kita selesai," tambahnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement