Laman resmi Kepolisian Singapura menggambarkan kelompok ini sebagai "tangguh, waspada dan tabah" yang beroperasi "di seluruh spektrum operasi paramiliter untuk membantu menjaga Singapura".
Anggota pasukan Ghurka tinggal dengan keluarga mereka di Kamp Mount Vernon di luar kota. Daerah itu tidak boleh dimasuki oleh warga awam Singapura. Kehidupan di lokasi itu disebut-sebut sangat ketat.
Biasanya direkrut pada usia 18 atau 19 tahun sebelum dilatih di Singapura, tentara Gurkha pensiun pada usia 45 tahun ketika mereka dipulangkan ke Nepal. Sementara anak-anak mereka bersekolah di sekolah setempat, Gurkha tidak diizinkan menikahi wanita lokal.
BACA JUGA: Kim Jong-un Ingin Tinggal di Kamar Seharga Rp83 Juta Semalam Selama KTT di Singapura
Sejumlah mantan perwira Angkatan Darat Inggris bertindak sebagai polisi Singapura yang disumpah dalam kepemimpinan senior, pelatihan dan peran organisasi.
"Meskipun mereka polisi, hubungan antara kontingen dan Tentara Inggris tetap dalam dan kuat," kata seorang perwira Angkatan Darat Inggris. "Mereka adalah bagian dari tradisi yang baik."
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.