Namun, menurut Singgamata, solusi jangka panjang adalah memperluas bangunan pasar dan solusi jangka pendek adalah memindahkan lokasi parkir mobil dan motor ke lokasi baru yang ada dekat pasar.
Pada pedagang akan diarahkan ke dalam dan di sisi jalan akan dipasang barikade agar arus lalu lintas tidak tersendat. Bahkan, di Pasar Koto Baru tersebut dipasang CCTV untuk memantau situasi lalu lintas di kawasan itu yang terhubung dengan Regional Traffic Management Centre (RTMC) Dirlantas.
Terakhir di Pasar Padang Luar yang juga merupakan salah satu pasar tumpah yang cukup ramai akan dipasang barikade di sisi kanan dan kiri jalan agar arus lalu lintas lebih mengalir dan pengendara bisa tertib.
"Jika sudah sangat padat akan diberlakukan arus satu arah oleh petugas dan yang lain akan dialihkan," katanya.
Singgamata merasa optimistis pada mudik tahun ini kemacetan di jalur Padang Bukittinggi bisa ditekan dan kelancaran arus bisa lebih baik dibandingkan tahun lalu.
Universitas Andalas (foto: Okezone)
Lima Solusi Pakar Transportasi Publik Universitas Andalas (Unand) Padang Dr. Yossyafra mengemukakan lima solusi guna mencegah terjadinya kemacetan saat Lebaran di Sumbar. "Kemacetan saat Lebaran terjadi karena meningkatnya volume kendaraan mendekati daya tampung jalan. Solusi pertama, dengan meningkatkan kapasitas jalan," kata dia.
Menurut dia, tidak ada cara lain untuk meningkatkan kapasitas jalan dengan melakukan pelebaran di sisi kiri dan kanan. Namun, karena waktu sudah tidak memungkinkan dan butuh biaya besar ada alternatif, yaitu melakukan pengerasan bahu jalan.
Langkah kedua, menghilangkan gangguan samping, seperti pemakaian jalan untuk parkir kendaraan, pasar tumpah, hingga hal-hal lain yang menyebabkan lalu lintas terhambat.
"Ini dapat dilakukan dengan memberlakukan larangan parkir dan menertibkan pasar tumpah sehingga tidak ada lagi gangguan samping," katanya.
Berikutnya, langkah ketiga dengan melakukan rekayasa arus lalu lintas, terutama oleh pihak kepolisian dan Dinas Perhubungan, seperti penutupan jalur, pemberlakuan jalan satu arah dan hal yang dianggap perlu untuk mengurai kemacetan.
Sementara itu, penegakan hukum bagi pihak-pihak yang melanggar aturan, seperti larangan parkir di bahu jalan. Jika sudah ada larangan parkir, pengendara masih membandel, menurut dia, sebaiknya diderek saja sehingga memberi efek jera bagi yang lain.
Solusi kelima, menyebarluaskan informasi tentang kondisi lalu lintas melalui media massa sehingga pengendara dapat mengetahui dan mengambil alternatif pilihan perjalanan.
Ia memperkirakan jalan yang akan mengalami kemacetan cukup parah saat Lebaran adalah jalur Padang menuju Bukittinggi hingga ke Payakumbuh karena untuk menuju sejumlah daerah lain harus melewati rute itu.
Untuk itu, dia menyarankan pemudik mengambil jalur alternatif, yaitu Padang Solok via Ombilin bagi yang hendak ke Bukittinggi atau Payakumbuh.
Walaupun ada penambahan jarak, berdasarkan waktu tempuh jauh lebih pendek karena rute utama Padang Bukittinggi amat padat.
Ia juga menyarankan sesama pemudik harus saling mengingatkan saat berkendara jika ada yang melanggar lalu lintas atau berperilaku yang akan berpotensi menyebabkan kemacetan. Tidak ada salahnya saling menegur jika ada yang melanggar demi kebaikan bersama agar dapat menikmati mudik tanpa macet.
(Fiddy Anggriawan )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.