Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Diburu untuk Obat, Populasi Keledai Berkurang

Agregasi VOA , Jurnalis-Jum'at, 15 Juni 2018 |17:47 WIB
Diburu untuk Obat, Populasi Keledai Berkurang
Ilustrasi Peternakan Keledai (foto: AP/VOA)
A
A
A

KENYA - Dari Kenya sampai ke Burkina Faso, dan dari Mesir sampai ke Nigeria, kelompok penyayang binatang mengatakan, banyak pedagang terus berusaha memenuhi kebutuhan China untuk bahan yang disebut “ejiao” (eh-jii-oo), yang dibuat dari kulit keledai yang direbus.

Ejiao adalah semacam gelatin atau agar-agar yang dikabarkan punya banyak khasiat kesehatan.

Seperti dilansir Associated Press, berkurangnya populasi keledai di China telah mendorong para produsen ejiao untuk mencari kulit keledai dari tempat-tempat yang jauh, seperti Afrika, Australia dan Amerika Selatan. Perburuan itu mengancam populasi keledai diseluruh dunia dan telah memicu aksi-aksi protes di seluruh Afrika.

Keseruan Wanita-Wanita Saat Menunggangi Keledai di Portugal

Sebanyak 14 negara Afrika telah melarang ekspor kulit keledai, menurut kelompok Donkey Sanctuary yang berkantor di Inggris.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement