nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Aman Abdurrahman Sujud Syukur Usai Divonis Mati

Puteranegara Batubara, Jurnalis · Jum'at 22 Juni 2018 13:36 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 06 22 337 1912705 aman-abdurrahman-sujud-syukur-usai-divonis-mati-PXYfF243SE.jpg Aman Abdurrahman sujud syukur usai divonis mati. (Foto: Puteranegara Batubara/Okezone)

JAKARTA – Terdakwa dalang aksi teror bom Thamrin Oman Rochman alias Abu Sulaiman bin Ade Sudarma alias Aman Abdurrahman divonis hukuman mati oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Dia terbukti telah melakukan aksi tindak pidana terorisme.

Menurut Penasihat Hukum Aman, Asludin Hatjani--sebelumnya ditulis Asrudin—menyatakan- kliennya itu sempat bersujud syukur setelah dijatuhi hukuman mati oleh Ketua Majelis Hakim Akhmad Jaini.

"Janjinya sebelum sidang dia (Aman) akan sujud syukur. Dia tadi kelihatan pas selesai dihukum mati dia langsung sujud. Tinggal dipahami sendiri gimanalah," kata Asludin usai sidang putusan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jumat (22/6/2018).

Asludin menyatakan sikap sujud syukur kliennya itu lantaran tidak mengakui proses hukum yang berlaku di Indonesia. Sehingga, Aman menunjukkan sikap tidak menerima ataupun menolak ketukan palu hakim.

"Dalam pertimbangan dia jelas tidak mengakui hukum berlaku di Indonesia dengan tidak akui dia tidak akui persidangan, tapi dia ikuti karena memang harus diikuti (proses persidangan)," tutur dia.

Selain sujud syukur, setelah sidang vonis ditutup oleh Majelis Hakim, Aman Abdurahman pun sempat melambaikan tangan kepada peserta sidang. Menurut Asludin, hal itu merupakan sikap menolak banding atas vonis mati.

Libatkan 270 Personel TNI-Polri, Begini Pengamanan Sidang Replik Aman Abdurrahman

"Saya rasa tidak karena anggapan dia pejuang dalam agamanya jadi dia tadi sujud sukur," tutur dia.

Dalam putusannya, Ketua Majelis Hakim Akhmad Jaini menjatuhkan vonis sesuai dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU), yakni hukuman mati.

"Mengadili Aman Abdurahman tebukti sah melakukan tindak pidana terorisme. Menjatuhkan pidana kepada Aman Abdurahman dengan pidana mati," kata Akhmad Jaini dalam putusannya beserta empat anggota Hakim lainnya.

(Baca Juga : Aman Abdurahman Divonis Hukuman Mati)

Aman dinilai terbukti melanggar Pasal 14 juncto Pasal 6, subsider Pasal 15 juncto Pasal 7 UU Nomor 15/2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme dengan ancaman pidana penjara seumur hidup atau hukuman mati.

(Baca Juga : Divonis Mati, Aman Abdurrahman Tertunduk Lesu)

Selain itu, Aman juga disangka melanggar Pasal 14 juncto Pasal 7 subsider Pasal 15 juncto pasal 7 UU Nomor 15/2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme.

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini