nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

BIN Yakin Vonis Mati Aman Abdurrahman Tak Picu Aksi Teror

Fahreza Rizky, Jurnalis · Jum'at 22 Juni 2018 15:24 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 06 22 337 1912758 bin-yakin-vonis-mati-aman-abdurrahman-tak-picu-aksi-teror-rXEGG2qY8r.jpg Aman Abdurrahman. (Foto: Antara)

JAKARTA – Wakil Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Letnan Jenderal Teddy Lhaksamana memastikan vonis mati yang dijatuhkan kepada terdakwa dalang aksi teror bom Thamrin, Aman Abdurrahman, tidak akan memancing kelompok lainnya untuk melakukan aksi teror.

"Saya kira enggak," ujar Teddy saat ditemui pers di Kemenko Polhukam, Jakarta, Jumat (22/6/2018).

Mantan Panglima Komando Daerah Militer Jaya (Pangdam Jaya) ini optimis situasi keamanan nasional tetap kondusif pascavonis Aman Abdurrahman.

"Mudah-mudahan enggak (ada teror), bisa diantisipasi. Masak keinginannya ribut melulu. Enggak-lah. Yakin. Saya harus berikan jawaban yakin, tidak," jelas Teddy.

Kendati demikian, Teddy memastikan BIN tetap meningkatkan kewaspadaan melalui deteksi dini untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menjatuhkan vonis hukuman mati terhadap terdakwa dalang aksi teror bom Thamrin Oman Rochman alias Abu Sulaiman bin Ade Sudarma alias Aman Abdurahman.

Sidang Aman Abdurrahman. (Foto: Harits Tryan Akhmad/Okezone)

Dalam amar putusannya, Aman dinilai telah terbukti melakukan tindak pidana kasus terorisme. Majelis Hakim menyatakan, Aman terlibat dalam beberapa rangkaian aksi teror bom di Jalan Thamrin dan Kampung Melayu Jakarta, serta beberapa aksi teror lainnya di Indonesia.

"Mengadili Aman Abdurrahman tebukti sah melakukan tindak pidana terorisme. Menjatuhkan pidana Aman Abdurrahman dengan pidana mati," kata Ketua Majelis Hakim Akhmad Jaini saat membacakan amar putusannya di ruang sidang Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, hari ini.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) sebelumnya menuntut kepada Majelis Hakim untuk menjatuhkan hukuman mati kepada Aman Abdurahman. Pasalnya, Aman dinilai telah terbukti secara sah dan menyakinkan melakukan tindak pidana terorisme.

(Baca Juga : Aman Abdurahman Divonis Hukuman Mati)

Aman dinilai terbukti melanggar Pasal 14 juncto Pasal 6, subsider Pasal 15 juncto Pasal 7 UU Nomor 15/2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme dengan ancaman pidana penjara seumur hidup atau hukuman mati.

(Baca Juga : Divonis Hukuman Mati, Aman Abdurrahman Tak Ajukan Banding)

Selain itu, Aman juga disangka dengan Pasal 14 juncto Pasal 7 subsider Pasal 15 juncto pasal 7 UU Nomor 15/2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme dengan ancaman pidana penjara seumur hidup.

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini