''Bunga itu ditemukan warga saat mencari umbut rotan di kawasan hutan konservasi desa. Saat ini masih ada tujuh bonggol lagi yang belum mekar,'' kata Herman, saat ditemui di kediamannya, Senin (2/7/2018).

Herman menjelaskan, kawasan hutan konservasi desa sudah acap kali mekar bunga rafflesia. Pertama, kata dia, bunga rafflesia Arnoldii atau warna merah mekar pada Desember 2017. Kemudian, rafflesia warna orange pada bulan Februari 2018. Selain bunga rafflesia, kata Herman, di kawasan tersebut juga terdapat bunga Kibut atau bunga bangkai raksasa (Amorphophallus titanum Becc).
''Di kawasan itu sudah tujuh kali mekar bunga Rafflesia. Untuk yang berwarna putih baru kali ini,'' jelas Herman.
Ditemui terpisah, Pakar Bunga Rafflesia dari Universitas Bengkulu (Unib), Agus Setya mengatakan, bunga rafflesia warna putih di Desa Pagar Kecamatan Ulu Talo berbeda dengan bunga rafflesia lainnya. Bunga Rafflesia yang mekar tersebut langka dan belum pernah ada warna putih.