Bantu Bayar Uang Jaminan, Pendukung Najib Luncurkan Penggalangan Dana

Rahman Asmardika, Jurnalis · Kamis 05 Juli 2018 14:45 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 07 05 18 1918315 bantu-bayar-uang-jaminan-pendukung-najib-luncurkan-penggalangan-dana-nJPXh6iMnH.jpg Mantan PM Malaysia, Najib Razak di kompleks pengadilan di Jalan Duta, Kuala Lumpur, 4 Juli 2018. (Foto: Reuters)

KUALA LUMPUR – Para pendukung mantan Perdana Menteri Malaysia, Najib Razak meluncurkan kampanye pengumpulan dana untuk membantunya membayar biaya pengacara persidangan dan uang jaminan. Pengumpulan dana tersebut dinamakan dengan Solidariti Bersama Datuk Najib.

Setelah mendengar tuntutan di persidangan pada Rabu, Najib telah membayar setengah dari uang jaminan sebesar RM1 juta (sekira Rp3,5 miliar) dan harus membayar sisanya pada Senin, 9 Juli.

"Kami ingin memberikan dukungan moral dan finasial kepada Datuk Seri Najib," kata juru bicara penggalangan dana, Mohd Razlan Mohamad Rafii sebagaimana dilansir The Star, Kamis (5/7/2018). Mohd Razlan adalah mantan kepala sayap Pemuda untuk Wilayah Federal.

BACA JUGA: Dijatuhi Empat Tuntutan, Najib Razak Nyatakan Dirinya Tidak Bersalah

"Kami tahu bahwa dia telah dituntut dan jaminannya telah ditetapkan sebesar RM1 juta.

"Namun, Najib hanya bisa membayar RM500.000 dan untuk membiayai jumlah tersebut, dia harus menyerahkan sertifikat kepemilikan rumahnya sebagai jaminan.

"Karena itu kami ingin menawarkan dukungan moral dan finasial kami kepadanya," tambah Mohd Razlan.

Pada persidangan yang digelar di Pengadilan Tinggi Kuala Lumpur, Rabu, Najib menyatakan dirinya tidak bersalah atas tiga tuntutan pelanggaran kepercayaan dan satu tuntutan penyalahgunaan kekuasaan yang melibatkan dana sebesar RM42 juta yang dihubungkan dengan SRC International, sebuah perusahaan bekas unit dari 1MDB.

BACA JUGA: Media Malaysia Pertanyakan Najib Razak Tak Gunakan "Baju Oranye" saat Ditangkap

Perdebatan mengenai jumlah uang jaminan menghabiskan waktu satu jam sebelum Hakim Mohd Sofian Abd Razak akhirnya memutuskan jumlah RM1 juta. Sebelumnya, Jaksa Agung Tommy Thomas mengusulkan uang jaminan ditetapkan sebesar RM4 juta yang menurut penasihat hukum Najib, Shafee Abdullah terlalu tinggi.

Shafee mengatakan, kliennya tidak memiliki resiko melarikan diri keluar negeri dan meminta uang jaminan ditetapkan antara RM500.000 sampai RM800.000. Kedua belah pihak akhirnya menyepakati uang jaminan di angka RM1 juta dengan dua penanggung jawab dan setuju jumlah tersebut dibayarkan dalam dua pembayaran.

 

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini