Mereka dilekatkan ke satu dari dua penyelam yang ditugaskan mengawal setiap remaja saat melewati labirin gua untuk kemudian ditaruh ke tandu saat melewati bagian gua yang kering.
Pemerintah Thailand juga menerbitkan video pihak keluarga yang sekarang bisa melihat para remaja tersebut di rumah sakit, meski tidak bisa bertemu langsung. Pihak keluarga menyaksikan remaja ini dari ruang yang dipisahkan dengan kaca.
Sebelumnya, komandan kesatuan SEAL Angkatan Laut Thailand mengatakan kesuksesan operasi penyelamatan 12 remaja dan pelatih mereka dari Gua Tham Luang merupakan "harapan yang menjadi kenyataan."
"Kami punya secercah harapan bahwa mereka mungkin masih hidup, tapi kami harus melakukannya, kami harus maju ke depan," kata Laksamana Muda Arpakorn Yuukongkaew dalam wawancara pertama dengan media sejak insiden tersebut.
"Hanya ada secuil harapan, tapi hanya itu yang harus kami kerjakan," sambungnya.