nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Menang di Pilgub Jabar, Ridwan Kamil Ucap Alhamdulillah dan Istighfar

Oris Riswan, Jurnalis · Selasa 24 Juli 2018 14:19 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 07 24 525 1926593 menang-di-pilgub-jabar-ridwan-kamil-ucap-alhamdulillah-dan-istighfar-R0OsVgRdh0.jpg Foto: Okezone

BANDUNG - Ridwan Kamil dan Uu Ruzhanul Ulum sudah ditetapkan sebagai gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat terpilih oleh KPU Jawa Barat, Selasa (24/7/2018). Usai penetapan, sang pemenang diberikan kesempatan untuk memberikan kata sambutan.

Di awal sambutannya, Emil, sapaan Ridwan Kamil, mengucap syukur atas kemenangan yang diraih. Tapi, ia kemudian menyatakan harus beristighfar atas kemenangan tersebut.

"Tentunya yang pertama rasa syukur kami terhadap semua nikmat Allah SWT dan berikutnya kami beristighfar mendapatkan amanah yang sangat berat. Ada 48 juta rakyat yang harus kami sejahterakan, 27 daerah yang harus kami majukan, dan semua insya Allah akan kami coba wujudkan visi misi dalam waktu lima tahun," kata Emil.

Ia lalu membacakan pantun yang merepresentasikan kesannya selama menjalani seluruh rangkaian pilgub dari awal hingga akhir.

"Tahu bulat digoreng dadakan, harganya lima ratusan. Pemilu Jabar sangat berkesan, karena berlangsung damai dan aman," ucapnya.

 rk

"Ada pantun kedua khusus untuk KPU. Margahayu Kiaracondong, tepuk tangan untuk KPU dong," ujar Emil yang disambut tepuk tangan tamu undangan di lokasi.

Ia kemudian menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi kepada seluruh penyelenggara pemilu, termasuk pihak keamanan. Ia menilai pilgub benar-benar berjalan sukses tanpa ada riak-riak berarti.

"Berikutnya, di depan media, sampaikan salam kepada seluruh yang mempercayakan suaranya kepada kami sehingga akhirnya kami terpilih. Kalau tidak ada halangan, di pertengahan September waktu pelantikan secara resmi di Istana Negara," jelas Emil.

Setelah dilantik nanti, ia menegaskan akan menjadi pemimpin bagi seluruh rakyat Jawa Barat. Ia berjanji tidak akan membedakan apakah rakyat itu memilihnya saat pilgub atau tidak. Ia juga tidak akan membedakan warga berdasarkan SARA atau hal lainnya.

"Pilkada adalah masa lalu. Jabar juara adalah masa depan," katanya.

rk 

Emil lalu memaparkan rencananya yang ingin membentuk Majelis Pertimbangan Gubernur. Majelis itu akan diisi para kandidat yang kalah di pilgub, serta mantan gubernur dan wakil gubernur. Dengan begitu, dalam lima tahun masa jabatannya, ia akan mendapat bimbingan dari orang-orang yang mencintai Jawa Barat dengan luar biasa.

Dalam kesempatan itu, Emil secara terbuka meminta izin kepada Penjabat Gubernur Jawa Barat Komjen Pol M Iriawan dan Ketua DPRD Jawa Barat Inne Purwadewi Sundari. Ia ingin melakukan koordinasi penyesuaian program di rencana kerja pembangunan daerah (RKPD) agar memuat hak politiknya berupa program dan visi-misi.

"Kami izin, berdasarkan hak hukum yang diberikan negara, meski belum dilantik, izinkan menghadap untuk menyampaikan gagasan, visi-misi, untuk ditampung dalam RKPD dan KUA PPAS," tuturnya.

Di akhir sambutannya, Emil mengucapkan terima kasih kepada seluruh partai pengusung, pendukung, relawan, dan simpatisan yang selama ini berjuang keras dalam upaya pemenangannya.

Ia juga menyampaikan terima kasih khusus kepada Ketua KPU Jawa Barat Yayat Hidayat yang akan segera mengakhiri masa jabatannya. Ia mendoakan Yayat sukses setelah melepas masa jabatannya.

Sebelum menutup sambutannya, Emil sempat berkelakar. Ia tidak memberi kesempatan kepada Uu untuk berbicara.

"Karena ini bukan debat, Pak Uu cukup diwakilkan ku (oleh) saya. Biasana mun teu kabagean sok aya nu moyok (Biasanya kalau tidak kebagian bicara selalu ada yang meledek)," kelakarnya.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini