Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kasus Perampokan Lurah Ungkap Jual-Beli Jabatan di Banyuwangi?

Agregasi Balipost.com , Jurnalis-Rabu, 08 Agustus 2018 |08:14 WIB
Kasus Perampokan Lurah Ungkap Jual-Beli Jabatan di Banyuwangi?
Bupati Banyuwangi, Azwar Anas
A
A
A

BANYUWANGI - Kasus perampokan ibu Lurah Penataban, Kecamatan Giri, Banyuwangi, Wilujeng Esti Utami (53), berbuntut panjang. Belakangan, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas menurunkan Inspektorat untuk mengevaluasi jabatan lurah tersebut.

Alasannya, ada pengakuan dari tersangka perampokan terkait jual beli jabatan dari oknum lurah tersebut. Ia menegaskan kasus perampokan yang menimpa lurah Penataban merupakan peristiwa kriminal.

Sehingga, harus ditangani kepolisian. Namun, belakangan ada pengakuan dari tersangka perampokan jika peristiwa itu ada kaitannya dengan persoalan jabatan di Pemkab Banyuwangi. “Ini kan peristiwa kriminal (perampokan-red). Namun, jika muncul terkait menjanjikan jabatan, jangan percaya dengan modus tersebut,” kata Bupati Anas.

Menurutnya, kasus menjanjikan menjadi PNS sempat diungkap Polres Banyuwangi. Artinya, kata Anas, kasus penipuan PNS pernah muncul. Karena itu, pihaknya meminta masyarakat tidak percaya jika ada pihak manapun yang menjanjikan jabatan atau PNS.

Anas memastikan proses promosi jabatan di Banyuwangi sudah sesuai prosedur. Selama 17 tahun, para pejabat tidak ada satupun yang membayar promosi. “Jadi, rakyat jangan percaya dengan promosi jabatan yang membayar,” tegasnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement