Kemudian, Mona menceritakan mimpi tersebut kepada dua orang teman pria Arga dan Deni untuk mengecek kerumah korban dari mimpinya itu. Saat tiba di kontrakan, pintu pagar kediaman ibu dua anak ini dalam keadaan digembok sehingga kedua teman korban masuk ke teras dengan cara memanjat pagar.
Setelah mendobrak pintu, kedua teman Risma kaget karena menemukan jasad temannya sudah membengkak dan menghitam. Arga, seorang teman yang mendobrak pintu lalu berlari ke pos ronda yang terletak sekira 10 meter dari lokasi kejadian.
"Si Arga ini lari sambil teriak 'Ada mayat, ada mayat!' ke pos ronda. Karena dia teriak seperti itu langsung langsung saya tanya di mana mayatnya. Habis itu dia bilang di kontrakannya bu Risma," imbunya.
Mengetahui peristiwa pembunuhan itu, warga langsung menghubungi pihak kepolisian dn pihak kepolisian pangsung menggelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
(Khafid Mardiyansyah)