Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Dugaan Mahar Politik PKS dan PAN Rp1 Triliun, KPK: Itu Ranah Bawaslu

Arie Dwi Satrio , Jurnalis-Senin, 13 Agustus 2018 |22:39 WIB
 Dugaan Mahar Politik PKS dan PAN Rp1 Triliun, KPK: Itu Ranah Bawaslu
Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang (foto: Arie/Okezone)
A
A
A

 sandi

Diketahui sebelumnya, Wasekjen Demokrat, Andi Arief menyebut Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto dengan sebutan jenderal kardus. Hal itu diungkapkan Andi Arief setelah Gerindra memilih Sandiaga Uno sebagai cawapres Prabowo.

Sandiaga Uno, kata Andi Arief, telah membayar Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Amanat Nasional sebesar Rp500 miliar agar sepakat untuk memilih Sandi sebagai cawapres Prabowo. Andi Arief geram karena hal itu tidak sejalan dengan kesepakatan sebelumnya.

"Diluar dugaan kami ternyata Prabowo mementingkan uang ketimbang jalan perjuangan yang benar. Sandi Uno yang sanggup membayar PAN dan PKS masing-masing Rp500 Miliar, menjadi pilihannya untuk cawapres," kata Andi Arief.

(Awaludin)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement