Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Perjalanan Hidup Idrus Marham, dari Dosen hingga Jadi Tersangka KPK

Perjalanan Hidup Idrus Marham, dari Dosen hingga Jadi Tersangka KPK
Idrus Marham (Foto: Okezone)
A
A
A

Di tahun 2003, Idrus menjabat sebagai Dewan Penasihat DPP Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI). Dua tahun berselang, ia kembali dipercaya menjabat sebagai Wakil Presiden World Assembly Of Youth (WAY).

Di Partai Golkar, Idrus termasuk salah satu elite, karena dirinya sempat menjabat sebagai Sekjen selama dua periode (2009-2014 dan 2014-2018). Waktu berganti, Jokowi-JK pun memimpin roda pemerintahan. Idrus pun diangkat menjadi Mensos.

Idrus beruntung karena posisi yang kala itu diisi Khofifah Indar Parawansa dilepas, lantaran harus maju dalam Pemilihan Gubernur Jawa Timur. Sebagai partai pengusung pemerintahan, Idrus pun diangkat Jokowi.

 Idrus dan Khofifah

Perjalanan yang ditempuh Idrus dengan susah payah itu pun berujung petaka. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan dua alat bukti yang cukup untuk menjeratnya sebagai tersangka kasus dugaan suap proyek PLTU Riau-1.

Bukan KPK yang umumkan status tersangka tersebut. Idrus justru yang mengumumkannya sendiri.

"Sudah (diterima) kemarin sore, kan atas dasar itu saya mengundurkan diri," ujar Idrus di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat 24 Agustus 2018.

Dalam perkara tersebut, Idrus sudah tiga kali diperiksa KPK terkait korupsi yang menjerat Wakil Ketua Komisi VII DPR, Eni Maulani Saragih dan bos Blackgold Natural Resources Limited Johanes Budisutrisno Kotjo ini. Tercatat, Idrus diperiksa lembaga antirasuah pada 19 Juli, 26 Juli, dan 15 Agustus 2018 lalu.

Keterlibatannya mencuat ketika dirinya diduga ikut dalam sejumlah pertemuan antara Eni Saragih, Johanes Kotjo dan Direktur Utama PT PLN Sofyan Basir. Hal tersebut diakui Idrus usai menjalani pemeriksaan penyidik KPK pada 15 Agustus lalu.

(Arief Setyadi )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement